Berita

Mantan Ketua Lembaga Hukum di Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) Muara Karta. (Foto: Istimewa)

Politik

Muara Karta:

Tak Peduli Teman, Prabowo Tegas Sikat Pencuri Duit Negara

MINGGU, 27 SEPTEMBER 2026 | 02:02 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Menjelang dua tahun Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, arah kebijakan nasional menunjukkan sejumlah perkembangan positif. 

"Pemerintah Prabowo selama dua tahun serius membenahi ekonomi rakyat," kata mantan Ketua Lembaga Hukum di Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) Muara Karta, melalui video singkat yang diterima redaksi, Minggu 27 September 2026.

Di sisi lain, kata Karta, penegakan hukum di era Prabowo patut diapresiasi. Sebab banyak pencuri duit negara yang dijebloskan ke penjara.


"Prabowo tidak akan membela meski temannya. Kalau korupsi, pasti disikat," kata Karta.

Salah satunya mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana yang resmi ditahan oleh Kejaksaan Agung pada Rabu, 3 Juni 2026, setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi.

Bukan cuma itu, menjelang dua tahun Prabowo, Karta turut menyoroti penguatan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang difokuskan pada modernisasi pertahanan strategis dan kemitraan industri global guna menjaga kedaulatan NKRI.

"Kalau alutsista tidak dimodernisasi, kita tentu banyak ketinggalan. Uangnya dari mana? Biarlah Pak Prabowo dan timnya yang paling tahu," kata Karta.

Terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG), Karta mendorong agar terus dilanjutkan. Hal ini penting untuk memperkuat pemenuhan gizi nasional dan menggerakkan ekonomi lokal.

"Tentunya dengan evaluasi menyeluruh di lapangan," kata Karta.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya