Berita

Wakil Ketua Umum DPP Partai Hanura, Patrice Rio Capella. (Foto: Dok. Hanura)

Politik

Rio Capella Usul DKPP Bisa Teruskan Dugaan Pidana ke Aparat Hukum

SABTU, 26 SEPTEMBER 2026 | 10:51 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kewenangan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) perlu diperluas agar dapat meneruskan dugaan pelanggaran pidana penyelenggara Pemilu kepada aparat penegak hukum.

Usulan itu disampaikan Wakil Ketua Umum DPP Partai Hanura, Patrice Rio Capella saat menyoroti kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang belakangan mendapat sorotan publik hingga berujung pada gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). 

“KPU itu isinya manusia biasa. Tidak lepas dari kealpaan dan kesalahan yang mengakibatkan terjadi hiruk-pikuk, keributan, ada gugatan ke MK, seperti soal ijazah dan sebagainya,” kata Rio usai menghadiri Rapat dan Konsolidasi Tim Task Force DPP Hanura se-Provinsi Lampung di Bandar Lampung, Jumat, 25 September 2026 malam.


Karena itu, menurut Rio, diperlukan mekanisme pengawasan yang lebih kuat terhadap KPU, Bawaslu, maupun DKPP untuk memastikan seluruh tahapan Pemilu berjalan sesuai aturan.

Rio menilai DKPP selama ini lebih banyak menjalankan kewenangan etik terhadap penyelenggara Pemilu. Mulai dari memberikan peringatan, menjatuhkan sanksi, hingga memberhentikan komisioner.

“Selaku pengawas penyelenggara Pemilu, DKPP jangan cuma memberi peringatan, men-score, atau paling berat memecat Komisioner KPU ketika melakukan kesalahan, baik disengaja maupun tidak,” ujarnya.

Ia mengusulkan DKPP juga diberi kewenangan meneruskan dugaan pelanggaran pidana kepada aparat penegak hukum.

“Kalau memang diduga pelanggaran pidana ada di situ, ada gratifikasi di situ, yang mengakibatkan terjadi huru-hara dan sebagainya, DKPP bisa membawa itu ke ranah pidana, dan meneruskannya ke aparat penegak hukum,” usulnya.

Rio meminta penguatan kelembagaan penyelenggara Pemilu tersebut masuk dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu.

Menurut dia, pembahasan RUU Pemilu tidak seharusnya hanya berkutat pada parliamentary threshold maupun pilihan sistem Pemilu, termasuk proporsional terbuka atau tertutup.

“Sebaiknya RUU Pemilu yang sedang disusun tak hanya mengurusi soal PT (parliamentary threshold), dan soal sistem Pemilu, proporsional tertutup atau terbuka saja,” imbuhnya.

Ketua Tim Task Force DPP Hanura itu menilai profesionalitas KPU, Bawaslu, dan DKPP merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas penyelenggaraan Pemilu.

“Jadi, jangan ribut soal PT saja. Kalau penyelenggaranya enggak benar, kualitas demokrasi tidak akan berjalan seperti yang kita inginkan,” pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya