Berita

Paus Leo saat berkunjung ke Prancis, Jumat 25 September 2026 (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube AFP)

Global

Paus Leo Sentil PBB: Dialog Internasional Jangan Jadi Sandiwara

SABTU, 26 SEPTEMBER 2026 | 07:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Paus Leo memperingatkan bahwa Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan lembaga multilateral lainnya sedang menghadapi krisis efektivitas. 

Berbicara di markas UNESCO di Paris, Prancis, Jumat, 25 September 2026, Paus menilai diplomasi internasional berisiko kehilangan makna jika dialog hanya menjadi formalitas tanpa menghasilkan upaya nyata untuk mencari solusi bersama. Pernyataan tersebut disampaikan ketika Sidang Umum PBB di New York tengah berlangsung dalam suasana tegang.

“Alih-alih menghormati hukum, mereka yang berkuasa menggunakannya ketika hal itu menguntungkan kepentingan mereka dan mengabaikannya ketika hal itu membatasi mereka,” kata Leo, dikutip dari Vatican News, Sabtu, 26 September 2026.


Ia juga menilai kondisi tersebut membuat dialog internasional berisiko kehilangan tujuan utamanya. 

“Dialog dipandang sebagai penghalang tindakan daripada sumber daya untuk perdamaian, sebuah sandiwara daripada kesempatan untuk mencari kebaikan bersama,” ujarnya.

Paus Leo, yang menjadi paus pertama dari Amerika Serikat dan mulai menjabat pada Mei 2025, dalam beberapa bulan terakhir memang kerap menyampaikan kritik terhadap kondisi kepemimpinan dunia. Ia sebelumnya juga menuai kemarahan Presiden AS Donald Trump setelah mengkritik perang Iran.

Selain persoalan diplomasi global, AI menjadi salah satu isu utama dalam kunjungan Leo ke Prancis. Dalam pidatonya di Istana Elysee, ia meminta dunia mempertimbangkan kembali arah pengembangan kecerdasan buatan (AI). Menurutnya, perkembangan teknologi harus tetap mempertimbangkan nilai kemanusiaan.

“Jika kita ingin menghindari kehilangan kemanusiaan di tengah ‘surga mesin’ yang memasuki dan mengatur kehidupan sehari-hari kita, ada kebutuhan mendesak untuk pendidikan dalam membedakan mana yang etis,” kata Leo.

Dalam kunjungannya, Leo juga memimpin misa doa di Katedral Notre-Dame, yang kembali dibuka setelah mengalami kebakaran hebat pada 2019. Ia memuji upaya bersama masyarakat Prancis dalam memulihkan bangunan bersejarah tersebut.

Kunjungan empat hari Leo ke tiga kota di Prancis juga memiliki latar belakang persoalan internal Gereja Katolik. Para pemimpin Gereja berharap kedatangannya dapat membantu memperbaiki citra Gereja setelah laporan pada 2021 mengungkap dugaan pelecehan terhadap sekitar 330.000 anak oleh pendeta dan tokoh awam Katolik selama tujuh dekade. 

Ia dijadwalkan bertemu dengan tujuh korban pelecehan oleh anggota Gereja pada Minggu di Lourdes.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Hari Bakti, Lapas Cianjur Gelar Aksi Bersih-Bersih melalui Imipas Peduli

Jumat, 06 November 2026 | 22:35

Kejagung Sita Rp11,7 Miliar dalam Kasus Nikel Arif Kurniawan

Jumat, 06 November 2026 | 22:31

Kapolri Banjir Dukungan Bongkar Kasus Penyadapan

Jumat, 06 November 2026 | 22:21

Bank Mandiri Bukukan Laba Bank Only Rp46,5 Triliun

Jumat, 06 November 2026 | 22:19

Aturan Berubah, Ekspor ke Jepang hingga Uni Eropa Masuk Daftar Relaksasi

Jumat, 06 November 2026 | 22:06

11 Kreator Indonesia Siap Bersaing di TikTok Awards Southeast Asia 2026

Jumat, 06 November 2026 | 21:48

Singgung Jokowi-Gibran, Penyadapan Prabowo Diduga Bermuatan Politik

Jumat, 06 November 2026 | 21:39

Pegasus di Indonesia: Sekadar Mitos atau Ancaman Nyata?

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

MedcoEnergi Umumkan Penerbitan Obligasi Senilai 300 Juta Dolar AS

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

Ketika Listrik Membuka Peluang: Dari Rumah Tangga hingga Ekonomi Desa

Jumat, 06 November 2026 | 21:03

Selengkapnya