Berita

Menteri Sosial Saifullah Yusuf membuka kegiatan Pelatihan Pengasuhan Bagi Wali Asuh dan Pelatihan Pengelolaan Asrama Bagi Wali Asrama Sekolah Rakyat di Aula BBPPKS Bandung, Jawa Barat, Rabu, 23 September 2026. (Foto: Dok. Kemensos)

Pemerintahan

Wali Asuh Sekolah Rakyat Ikrar Siap Dipecat Jika Lakukan Kekerasan

JUMAT, 25 SEPTEMBER 2026 | 16:00 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ratusan Wali Asuh dan Wali Asrama Sekolah Rakyat se-Sulawesi Selatan berikrar siap diberhentikan jika melakukan perundungan, kekerasan fisik maupun seksual, serta tindakan intoleransi.

Ikrar tersebut disampaikan di hadapan Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat menghadiri kegiatan Penguatan Pengasuhan di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, 25 September 2026.

“Saya, wali asrama dan wali asuh Sekolah Rakyat, siap bekerja dengan disiplin, penuh integritas dan bertanggung jawab, siap bekerja dengan empati dan sepenuh hati. Saya, wali asrama dan wali asuh Sekolah Rakyat siap diberhentikan jika melakukan pelanggaran, terutama pelanggaran yang berkaitan dengan perundungan, kekerasan, baik fisik maupun seksual, dan melakukan tindakan intoleransi,” ucap para peserta serentak sembari mengangkat tangan.


Mensos yang akrab disapa Gus Ipul itu menegaskan, Wali Asuh dan Wali Asrama harus bekerja dengan disiplin dan penuh tanggung jawab. Mereka menjadi kompas moral sekaligus teladan bagi siswa Sekolah Rakyat.

“Ini yang saya titipkan, dua ini saja. Satu, disiplin, dua, tanggung jawab. Dua-duanya ini dilaksanakan, itu sungguh bisa menuntun kerja kita,” kata Gus Ipul di hadapan 200 peserta pelatihan.

Menurut Gus Ipul, disiplin tidak sekadar menjalankan tugas, tetapi juga menaati kode etik, aturan, serta menjaga integritas. Sementara tanggung jawab berarti tidak melempar tugas dan kewajiban kepada pihak lain.

“Maka itu, saya minta kepada wali asrama, wali asuh, totalitaslah dalam bekerja, jangan setengah-setengah,” tegasnya.

Ia mengatakan, siswa Sekolah Rakyat berasal dari latar belakang yang beragam. Sebagian di antaranya bahkan memiliki pengalaman sebagai korban kekerasan serta menghadapi persoalan kesehatan fisik maupun mental.

Karena itu, Gus Ipul meminta para wali asuh dan wali asrama memberikan pendampingan secara tepat dan tidak melakukan tindakan yang dapat kembali melukai siswa.

“Ini yang harus didampingi dengan baik oleh bapak-ibu sekalian, jangan sampai bapak-ibu sekalian malah justru melakukan tindakan-tindakan yang tidak semestinya,” jelasnya.

Gus Ipul juga mengingatkan pentingnya empati dalam menjalankan tugas pengasuhan di lingkungan Kementerian Sosial.

“Maka itulah, bapak-ibu sekalian kerja di lingkungan Kementerian Sosial membutuhkan empati, harus bekerja dengan hati,” tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya