Berita

Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan siswa sekolah rakyat Kemensos. (Foto: Dok. Kemensos)

Pemerintahan

Mensos Targetkan BNI Sahabat Sekolah Rakyat Hadir di 182 Titik

JUMAT, 25 SEPTEMBER 2026 | 15:51 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menargetkan program BNI Sahabat Sekolah Rakyat direplikasi di seluruh 182 titik Sekolah Rakyat yang saat ini beroperasi di Indonesia.

Target itu disampaikan Gus Ipul, sapaan Saifullah Yusuf, saat menghadiri program BNI Sahabat Sekolah Rakyat bertajuk “Mimpi yang Diberi Ruang” di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, 25 September 2026.

“Model BNI Sahabat Sekolah Rakyat ini layak direplikasi ke sekolah rakyat lain. Saya mohon kepada pimpinan BNI tidak di Makassar saja, tapi di seluruh sekolah rakyat,” ujar Gus Ipul.


Ia menjelaskan, saat ini terdapat 182 titik Sekolah Rakyat. Sebanyak 93 titik menggunakan gedung permanen, sedangkan sisanya masih memanfaatkan gedung sementara. Jumlah siswa yang mengikuti program tersebut mencapai lebih dari 44 ribu orang.

Menurut Gus Ipul, kolaborasi dengan BNI menjadi bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat, terutama melalui empat pilar program, yakni Cerdas Belajar, Cerdas Menabung, Cerdas Sekolah, dan Cerdas Mengelola Sampah.

“Atas nama Kementerian Sosial yang diberi tugas oleh Presiden untuk mengoperasionalkan Sekolah Rakyat, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BNI yang di usia ke-80 tahunnya memilih hadir untuk anak-anak kita, anak-anak Sekolah Rakyat,” katanya.

Gus Ipul mengatakan, siswa Sekolah Rakyat berasal dari keluarga rentan atau Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Pemerintah berupaya menyiapkan mereka menjadi generasi yang mandiri, pintar, berkarakter, dan memiliki keterampilan.

Upaya tersebut, lanjutnya, tidak cukup hanya menyasar anak-anak. Keluarga mereka juga harus diberdayakan agar mampu mandiri sehingga kemiskinan antargenerasi dapat diputus.

“Negara tidak bisa bekerja sendirian dalam mengentaskan kemiskinan antargenerasi. Karena itu, diperlukan partisipasi dan kolaborasi seluruh pihak,” tegasnya.

Dalam program BNI Sahabat Sekolah Rakyat, Gus Ipul juga menyoroti pentingnya literasi keuangan bagi para siswa. Menurutnya, anak-anak perlu dikenalkan dengan bank bukan hanya sebagai tempat menerima bantuan, tetapi juga sebagai sarana membangun kebiasaan menabung.

“Anak yang belajar menabung hari ini adalah pintu graduasi bagi keluarganya esok hari, anak yang bisa membedakan kebutuhan dan keinginan,” tuturnya.

Ia menegaskan, keberhasilan program tidak cukup diukur dari jumlah rekening yang dibuka. Perubahan perilaku siswa menjadi indikator penting, termasuk kebiasaan belajar, kedisiplinan, kejujuran, serta kepedulian terhadap sesama.

“Negara sudah membukakan pintu dan BNI sudah membukakan ruang. Tapi yang mengisi ruang itu adalah kalian sendiri, anak-anakku siswa sekolah rakyat. Caranya sederhana, belajar sungguh-sungguh, disiplin, jujur dan saling menjaga, saling menguatkan di sekolah dan di asrama,” jelasnya.

Gus Ipul juga mengajak BUMN, dunia usaha, dan mitra lainnya mengambil bagian dalam pengembangan Sekolah Rakyat. Ia meminta seluruh bentuk dukungan dikoordinasikan dengan Kemensos agar bantuan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih.

Sementara itu, Direktur Kelembagaan BNI, Eko Setyo Nugroho mengatakan, program BNI Sahabat Sekolah Rakyat membawa empat semangat utama.

Pertama, Cerdas Belajar melalui penguatan semangat belajar dan literasi keuangan. Kedua, Cerdas Menabung dengan membangun kebiasaan mengelola keuangan sejak dini.

Ketiga, Cerdas Sekolah melalui pemanfaatan teknologi digital, salah satunya digitalisasi absensi siswa. Keempat, Cerdas Mengelola Sampah dengan menyediakan fasilitas pengelolaan sampah organik sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.

“Kami percaya bahwa investasi terhadap masa depan bangsa adalah investasi pada manusianya. Karena itu, BNI akan terus memperluas semangat BNI Sahabat Sekolah Rakyat, akan semakin banyak anak Indonesia memperoleh kesempatan untuk berkembang dan meraih potensinya secara optimal,” kata Eko.

Turut hadir Sekda Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman; Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan drg Andi Rachmatika Dewi; Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos Supomo; Kadinsos Provinsi Sulawesi Selatan Abd Malik Faisal; serta pejabat terkait lainnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya