Berita

Direktur Utama PT Ferron Par Pharmaceuticals Benny Sutisna Suwarno (kedua dari kanan) bersama penerima IHYA 2026. (dok. Kemenperin)

Bisnis

Dexa Group Raih IHYA 2026 Berkat Konsisten Terapkan Standar Halal

JUMAT, 25 SEPTEMBER 2026 | 21:42 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Konsistensi menerapkan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) sejak 2019 mengantarkan PT Ferron Par Pharmaceuticals, bagian dari Dexa Group meraih Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2026.

Ferron meraih penghargaan kategori Perusahaan Industri Besar, Subkategori Farmasi dan Obat Tradisional Terbaik yang diberikan Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Direktur Utama PT Ferron Par Pharmaceuticals, Benny Sutisna Suwarno, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah terhadap konsistensi Dexa Group dalam memenuhi standar halal.


“Kami sangat bersyukur bahwa Dexa Group yang tahun ini diwakili oleh PT Ferron mendapatkan penghargaan IHYA dari Kemenperin. Ini sebagai bukti bahwa Dexa Group menjadi salah satu pionir dalam industri halal, khususnya di industri farmasi,” ujar Benny dikutip Jumat, 25 September 2026.

Benny mengatakan penerapan standar halal di lingkungan Dexa Group bukan sekadar respons terhadap regulasi. Proses tersebut telah dijalankan sejak 2019.

“Sejak 2019, kami telah berkecimpung dalam pemenuhan kaidah halal. Seluruh site dan produk Dexa Group telah memenuhi persyaratan sertifikasi halal,” katanya.

Hingga saat ini, lebih dari 1.800 SKU produk dan seluruh fasilitas produksi Dexa Group telah tersertifikasi halal. Pemenuhan standar halal tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperluas akses produk ke pasar internasional.

Ferron tercatat mengekspor secara langsung 16 SKU ke Polandia, Belanda, dan Inggris. Selain itu, sebanyak 105 SKU produk ekspor diproduksi melalui fasilitas Ferron di Cikarang.

Sementara itu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, sertifikasi halal perlu diikuti dengan peningkatan kapasitas produksi dan perluasan akses pasar.

“Sertifikasi itu bukan tujuan akhir. Pelaku industri juga harus memiliki kapasitas produksi yang baik dan akses pasar yang semakin luas, khususnya pasar-pasar internasional,” ujar Agus.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Turbulensi Kepercayaan dalam Teropong Nobel Ekonomi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:16

Jadi Tersangka KPK, Bupati Klaten Didepak PDIP

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:45

Kapolri Rangkul Ulama Jatim untuk Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:32

Ilham Habibie hingga Chappy Hakim Dianugerahi Golden PIN INACA

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:02

DPR: Kehadiran Kapolri di BEI Sinyal Negara Serius Menegakkan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:33

Ketua Gappura Minta DPR Turun Tangan Mediasi PHK dan GHS di Krakatau Steel

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:35

Walhi Soroti Tanggung Jawab Lintas Sektor dalam Penanganan Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:28

Kementerian UMKM Pulihkan 908 Usaha Terdampak Bencana di Sumatera

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:51

Komjak Diminta Turun Tangan Teliti JPU di Kasus Febrie

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:30

Surati Presiden Prabowo, YLKI Minta Menteri Bahlil Dicopot

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:49

Selengkapnya