Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bursa

IHSG Sesi I Terkoreksi 0,55 Persen, hanya Sektor Teknologi yang Hijau

JUMAT, 25 SEPTEMBER 2026 | 12:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan sesi pertama pada Jumat, 25 September 2026, di zona merah. 

IHSG tercatat melemah sebesar 0,55 persen atau terpangkas 34,878 basis poin, sehingga parkir di level 6.263,729.

Sepanjang sesi siang ini, pergerakan indeks terpantau variatif. Setelah mengawali perdagangan pagi di level 6.298, IHSG sempat menyentuh titik tertingginya di level 6.328 sebelum akhirnya tertekan hingga menyentuh batas bawah pada level 6.261.


Aktivitas perdagangan di lantai bursa didominasi oleh tekanan jual. Berdasarkan data pasar, sebanyak 517 saham mengalami pelemahan, sementara hanya 140 saham yang mampu menguat, dan sisanya stagnan.

Di tengah koreksi tersebut, tiga emiten yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatatkan nilai transaksi paling jumbo dan memimpin jajaran saham dengan aktivitas perdagangan terbesar.

Hampir seluruh sektor industri kompak menorehkan rapor merah pada penutupan sesi I. Sektor perindustrian (IDXINDUST) mencatatkan koreksi paling dalam sebesar 2,07 persen, disusul sektor properti (IDXPROPERT) yang turun 1,02 persen.

Berikut adalah rincian pergerakan seluruh indeks sektoral:

Sektor energi (IDXENERGY): turun 0,54 persen
Sektor barang baku (IDXBASIC): turun 0,41 persen
Sektor perindustrian (IDXINDUST): turun 2,07 persen
Sektor barang konsumsi primer (IDXCYCLIC): turun 0,55 persen
Sektor barang konsumsi non-primer (IDXNONCYC): turun 0,57 persen
Sektor kesehatan (IDXHEALTH): turun 0,62 persen
Sektor keuangan (IDXFINANCE): turun 0,40 persen
Sektor properti dan real estat (IDXPROPERT): turun 1,02 persen
Sektor teknologi (IDXTECHNO): naik 0,19 persen ( menjadi satu-satunya sektor di zona hijau)
Sektor infrastruktur (IDXINFRA): turun 0,32 persen
Sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS): turun 0,62 persen

Sentimen negatif juga turut menyeret berbagai indeks acuan utama di Bursa Efek Indonesia. Indeks LQ45 tercatat melemah 0,19 persen ke level 622,047, dan Jakarta Islamic Index (JII) terkoreksi 0,53 persen ke level 373,990.

Tekanan serupa dialami oleh indeks lainnya, di mana IDX30 ditutup melemah 0,20 persen ke level 344,547, serta indeks MNC36 yang terpantau turun 0,42 persen ke level 269,160.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ini Pemicu Perubahan Sikap Jokowi ke Prabowo

Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:15

Prancis Membara, Demonstran Bakar Gedung Pemerintah hingga Jarah Toko

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:57

OMC di Sumsel Turunkan Polusi Asap dari Kategori Berbahaya

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:40

Kopdes Buka Peluang Kerja dan Usaha bagi Generasi Muda

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:32

Gerindra Pilih Redam Polemik Gibran

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:21

Dua Tahun Rezim Prabowo-Gibran: Double-Track Menuju Swasembada Energi

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:55

Ketum BPP HIPMI Ajak Pelaku Usaha Tetap Optimistis di Tengah Gejolak Pasar

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:23

Seorang Peserta ITB Ultra Marathon 2026 Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:47

Desa dalam Otonomi Terpasung

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:21

Operasi Badai Kasuari Sukses Rampas Kembali Persenjataan OPM

Minggu, 18 Oktober 2026 | 04:59

Selengkapnya