Peserta didik menikmati MBG. (Foto: BGN)
Peserta didik menikmati MBG. (Foto: BGN)
Akademisi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, Apri Damai Sagita Krissandi, mengatakan makanan yang diterima siswa merupakan bagian dari layanan publik yang dibiayai anggaran negara. Karena itu, siswa perlu memahami bahwa mereka berhak mengetahui bagaimana layanan tersebut disediakan sekaligus menyampaikan keluhan jika pelaksanaannya tidak sesuai standar.
“MBG bisa menjadi pelajaran kewarganegaraan yang nyata,” tulis Apri dalam sebuah artikel berjudul “MBG dan Cara Baru Negara Mendekati Anak” baru-baru ini, dikutip redaksi Jumat 25 September 2026.
Populer
Senin, 21 September 2026 | 03:25
Minggu, 20 September 2026 | 14:18
Selasa, 15 September 2026 | 13:16
Minggu, 20 September 2026 | 18:58
Senin, 21 September 2026 | 13:33
Minggu, 20 September 2026 | 05:26
Selasa, 15 September 2026 | 09:40
UPDATE
Jumat, 25 September 2026 | 00:17
Jumat, 25 September 2026 | 00:04
Kamis, 24 September 2026 | 23:37
Kamis, 24 September 2026 | 23:19
Kamis, 24 September 2026 | 23:00
Kamis, 24 September 2026 | 22:59
Kamis, 24 September 2026 | 22:48
Kamis, 24 September 2026 | 22:26
Kamis, 24 September 2026 | 22:23
Kamis, 24 September 2026 | 22:11