Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Bursa Eropa Tertekan Lonjakan Minyak, STOXX 600 Turun 0,55 Persen

JUMAT, 25 SEPTEMBER 2026 | 06:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Eropa berakhir melemah pada perdagangan Kamis 24 September 2026 waktu setempat, tertekan lagi oleh naiknya harga minyak di tengah meredupnya harapan penyelesaian konflik Amerika Serikat-Iran. 

Indeks pan-Eropa STOXX 600 turun 0,55 persen atau 3,49 poin menjadi 636,43.

Pelemahan juga terjadi di sejumlah bursa utama. DAX Jerman turun 0,57 persen menjadi 25.266,53, FTSE 100 Inggris melemah 0,24 persen ke 10.679,99, sedangkan CAC 40 Prancis terkoreksi 0,52 persen menjadi 8.081,43.


Sentimen pasar memburuk setelah harga minyak kembali naik untuk hari kedua. Brent bertahan di atas 100 Dolar AS per barel, memunculkan kembali kekhawatiran terhadap tekanan inflasi dan prospek kebijakan moneter.

Kenaikan harga minyak menjadi salah satu perhatian utama investor karena dapat memperpanjang tekanan inflasi dan membuat Bank Sentral Eropa (ECB) mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama.

Di pasar obligasi, imbal hasil surat utang pemerintah Jerman bertenor 10 tahun berada di 3,611 persen, hanya sedikit di bawah level tertinggi dalam 17 tahun yang dicapai pekan lalu.

"Investor obligasi juga mulai khawatir terhadap tingginya kebutuhan pembiayaan pemerintah, defisit yang terus berlangsung, serta besarnya penerbitan obligasi baru," kata Head of Markets AJ Bell Dan Coatsworth.

Meski pasar saham tertekan, pergerakan antar sektor berlangsung beragam. Sektor energi menguat 1,1 persen seiring kenaikan harga minyak, diikuti makanan dan minuman yang naik 0,7 persen serta barang kebutuhan pribadi dan rumah tangga 0,2 persen.

Sebaliknya, sektor teknologi turun 1,6 persen dan barang industri melemah 1,4 persen. Sektor kesehatan juga berakhir sedikit lebih rendah.

Di pasar saham individual, Shelly Group melonjak 4 persen setelah Schneider menyatakan rencana akuisisi senilai 1,2 miliar euro. Sementara saham Vistry turun 3 persen setelah pengembang perumahan Inggris itu memangkas proyeksi laba tahunan.

Saham H&M juga terkoreksi 2 persen meski perusahaan melaporkan kenaikan laba operasional periode Juni-Agustus yang melampaui perkiraan. 

Perhatian investor juga tertuju pada pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Washington. Investor berharap pertemuan tersebut menghasilkan kemajuan dalam hubungan perdagangan kedua negara.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya