Berita

Bursah Zarnubi (tengah) dalam acara Reuni dan Silaturahmi 36 Tahun Humanika, di Cerita Rasa Nusantara, Jl. Ampera Raya, Jakarta Selatan, Jumat, 18 September 2026. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

SABTU, 19 SEPTEMBER 2026 | 01:26 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pendiri Himpunan Masyarakat untuk Kemanusiaan dan Keadilan (Humanika) Bursah Zarnubi menyampaikan harapannya agar bangsa ini mampu keluar dari status negara berpendapatan menengah (middle income trap).

Hal tersebut disampaikan Bursah dalam kegiatan Reuni dan Silaturahmi ke-36 Humanika yang diselenggarakan di Cerita Rasa Nusantara, Jl. Ampera Raya, Jakarta Selatan, Jumat, 18 September 2026.

Sebagai lembaga yang berdiri sejak 1990 untuk memperjuangkan kemanusiaan dan keadilan, menurutnya Humanika harus menyesuaikan dengan kondisi saat ini untuk merealisasikan cita-cita Bangsa.


"Saya ingin Humanika ada yang baru, mahasiswa yang paling muda berkualitas, yang kita tunggu nanti," ujar Bursah saat memberikan kata sambutan.

Ia meyakini, sistem demokrasi yang dianut Indonesia pasca-Reformasi 1998 harus dipromosikan selalu oleh generasi-generasi muda.

"Dan kemudian Bapak Presiden (dalam) menuju Indonesia Emas 2045, ingin sekali untuk bisa membutuhkan sumber daya yang cukup buat melepaskan jebakan itu," tegasnya.

Lebih lanjut, Bursah memandang perlu upaya percepatan turut dilakukan semua pihak, mengingat sejumlah negara tetangga Indonesia di Asia baru saja dinyatakan keluar dari status middle income trap.

"Kita ketinggalan negara lain. Dua bulan lalu, Vietnam sudah keluar dari middle income trap. Kemudian Filipina yang juga sudah keluar dari middle income trap. Indonesia masih di middle income trap," sesalnya.

Oleh karena itu, Bupati Lahat yang juga Ketua Umum Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) ini berharap dalam regenerasi Humanika nanti dapat diisi oleh pemuda, yang dapat mendorong percepatan RI keluar dari status middle income trap.

"Jadi, income kita di bawah mereka. Masih berjalan, bahkan dengan pendekatan 75. Reformasi sebaliknya tahun 86. Jadi, kita ini mau apa? Dibikin revolusi Pasal 33 (UUD 1945) yang intinya berisi tentang fondasi dasar sistem perekonomian nasional yang berasaskan kekeluargaan dan demokrasi ekonomi," demikian Bursah.

Turut hadir dalam kegiatan ini Aktivis Senior Malari Hariman Siregar, Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, Kepala Badan Komunikasi Kantor Presiden (Bakom) RI Muhammad Qodari.

Selain itu, nampak satu meja dengan Bursah Kepala BP Taskin Iwan Sumule, Pimpinan Komisi XI DPR RI Fauzi Amro, Anggota Bawaslu RI Puadi, dan Anggota DKPP RI Muhammad Tio Aliansyah.

Kemudian, Hakim Mahkamah Agung Erwin Partogi, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Prof. Ma'mun Murod Al-Barbasy, dan juga masih banyak lagi sejumlah tokoh aktivis dan politik lainnya yang menghadiri Reuni dan Silaturahmi 36 tahun Humanika.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya