Berita

Siswa Sekolah Rakyat. (Foto: Dok. Kemensos)

Pemerintahan

44 Ribu Lebih Anak Keluarga Miskin Kini Dapat Pendidikan Gratis

JUMAT, 18 SEPTEMBER 2026 | 16:03 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Lebih dari 44 ribu anak dari keluarga miskin kini mendapatkan akses pendidikan gratis melalui program Sekolah Rakyat yang tersebar di 182 wilayah di Indonesia.

Kepala Biro Humas Kementerian Sosial (Kemensos), Devi Deliani mengatakan, pemerintah terus memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera melalui program tersebut.

“Pemerintah memastikan lebih dari 44 ribu anak dari keluarga miskin jenjang SD, SMP, hingga SMA kembali mendapat akses pendidikan berkualitas secara gratis, sehingga kemiskinan orang tua tidak lagi menjadi penghalang masa depan anak,” kata Devi di Jakarta, Jumat, 18 September 2026.


Menurutnya, Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya pemerintah memutus transmisi kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan dan pemberdayaan.

Jumlah Sekolah Rakyat saat ini mencapai 182 titik, meningkat dari 166 titik dengan jumlah lebih dari 14.700 peserta didik pada tahun pertama pelaksanaannya.

Devi mengatakan, setiap siswa terdaftar berdasarkan nama dan alamat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Mekanisme tersebut ditujukan agar bantuan pendidikan diberikan kepada anak yang benar-benar membutuhkan.

“Tentunya bantuan negara sampai tepat pada anak yang benar-benar membutuhkan, bukan sekadar angka di atas kertas,” ujarnya.

Perluasan program juga didukung pembangunan fasilitas permanen. Tahun ini, sebanyak 93 gedung Sekolah Rakyat permanen telah rampung dan mulai beroperasi secara bertahap sejak pertengahan Juli hingga awal September 2026.

Pemerintah menargetkan lebih dari 150 ribu siswa dapat terlayani melalui Sekolah Rakyat pada 2027.

Target tersebut juga diarahkan untuk memperluas keberadaan gedung permanen hingga setiap kabupaten dan kota memiliki minimal satu Sekolah Rakyat dengan kapasitas lebih dari 2.000 siswa.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya