Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Youtube PAN)

Politik

Anggap PAN Kawan Seperjuangan, Prabowo: Panggil Saya Bang Bowo!

JUMAT, 18 SEPTEMBER 2026 | 22:00 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto meminta kader Partai Amanat Nasional (PAN) memanggilnya dengan sapaan yang lebih akrab saat menghadiri puncak HUT ke-28 PAN di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat malam, 18 September 2026.

Di hadapan keluarga besar PAN, Prabowo mengatakan dirinya hadir secara formal sebagai Presiden. 

Namun, di luar kapasitas tersebut, ia ingin ditempatkan sebagai saudara dan sosok yang dekat dengan para kader PAN.


“Saya lebih senang dianggap sebagai saudaramu sebagai abangmu. Jangan sebagai eyangmu,” kata Prabowo.

Prabowo kemudian secara khusus meminta agar dirinya dipanggil dengan sapaan yang lebih akrab yakni Bang Bowo, dan menolak dituakan dengan dipanggil Eyang Bowo.

“Aku suka, kalau kau panggil saya Bang Bowo. Awas, kalau leo manggil gue Mbah Bowo. Atau, Eyang Bowo!” ujarnya.

Candaan tersebut berlanjut ketika Prabowo menyebut dirinya bisa menerima sejumlah sapaan lain, termasuk “Kang Bowo” dan “Mas Bowo”. 

“Bang Bowo oke, Kang Bowo oke, orang sunda mana orang sunda, kang boleh, yang lebih enak kalau dipanggil Mas Bowo. Awas ya lo manggil gue akik,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyampaikan apresiasinya kepada PAN yang disebutnya sebagai kawan seperjuangan. 

“Saudara-saudara sekalian saya merasa sulit untuk berbicara sebetulnya karena saya hadir di tengah-tengah kawan-kawan seperjuangan yang setia. Terimakasih kawan-kawan dari PAN,” kata Prabowo.

Ia kemudian berbicara mengenai makna persahabatan yang menurutnya tidak hanya hadir ketika keadaan sedang baik. 

“Kawan itu ada berbagai golongan, kawan adalah berbagai klasifikasi ada kawan di waktu gembira, ada kawan di waktu kita berkuasa, ada kawan di waktu indah, ada jenis kawan lain. Kawan di waktu kita susah,” tutur Prabowo.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya