Berita

Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson (Akun X @SwedishPM)

Global

Kristersson Mundur, Swedia Bersiap Ganti Pemerintahan

JUMAT, 18 SEPTEMBER 2026 | 09:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson mengundurkan diri setelah hasil pemilu parlemen menunjukkan kemenangan tipis bagi blok oposisi kiri-tengah.

Kristersson secara resmi mengajukan pengunduran dirinya kepada Ketua Parlemen Andreas Norlen pada Kamis, 17 September 2026, waktu setempat. Ini sekaligus membuka jalan bagi proses pembentukan pemerintahan baru.

Blok oposisi yang dipimpin Partai Sosial Demokrat Magdalena Andersson menguasai 176 dari 349 kursi di Riksdag, sementara empat partai pendukung pemerintahan Kristersson memperoleh 173 kursi. Selisih tiga kursi tersebut memberi oposisi mayoritas tipis di parlemen.


“Saya akan terus memerintah sebagai pemerintahan transisi. Saya akan bertanggung jawab penuh atas Swedia dalam segala hal. Tidak seorang pun boleh mempercayai hal lain,” kata Kristersson.

Meski mengundurkan diri, ia dan para menterinya tetap menjalankan tugas sebagai pemerintahan sementara sampai kabinet baru terbentuk.

Kini Andersson mendapat kesempatan untuk mencoba membentuk pemerintahan baru. Ia telah mengundang Partai Kiri, Partai Hijau, dan Partai Tengah untuk melakukan pembicaraan. Andersson mengatakan pemilih Swedia telah memilih “arah baru untuk negara kita” dan menyebut iklim, sekolah, layanan kesehatan, perawatan lansia, serta kebijakan imigrasi sebagai sejumlah bidang yang ingin diubah.

Namun, mayoritas tipis tersebut belum otomatis menjamin terbentuknya pemerintahan baru. Partai Tengah menolak pemerintahan yang memberikan posisi menteri kepada Partai Kiri, sedangkan Partai Kiri menginginkan kursi di kabinet. Andersson sebelumnya juga menolak memasukkan Partai Kiri ke dalam pemerintahan yang dipimpin Sosial Demokrat.

Perbedaan itu membuat proses pembentukan pemerintahan berpotensi berlangsung alot. Kristersson menyoroti pertentangan tersebut dengan mengatakan, “Partai Kiri menuntut untuk duduk dalam pemerintahan yang dipimpin Sosial Demokrat, sementara Partai Tengah menuntut agar Partai Kiri tidak duduk dalam pemerintahan tersebut. Jadi, ini terdengar rumit.”

Ketua Parlemen Andreas Norlen selanjutnya akan berkonsultasi dengan para pemimpin partai sebelum mengusulkan kandidat perdana menteri. Riksdag dijadwalkan bersidang pada 28 September, sementara kandidat perdana menteri baru dapat diajukan paling cepat sehari setelahnya. 

Swedia sebelumnya juga pernah menghadapi proses pembentukan pemerintahan yang panjang, yakni 37 hari setelah pemilu 2022 dan 134 hari setelah pemilu 2018.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Sambut Wacana Revisi UU Tipikor, Komisi III DPR: Perlu Dikaji Lebih Mendalam

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:32

Mahasiswa Bentangkan Poster Raksasa Tolak Karhutla

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:27

Asta Cita Sulit Berjalan Tanpa Stabilitas Keuangan dan Pemerintahan Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:22

Sahroni Minta Polisi Jaga Adik-adik Mahasiswa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:11

Mahasiswa Demo Mabes Polri, Jangan Kriminalisasi Pegawai PLN

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:57

Nasdem Bedah Pemikiran Bung Hatta untuk Perkuat Etika Politik

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:51

Koperasi Sawit Didorong Bangun Pabrik CPO hingga Kilang Minyak Goreng

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:45

Massa Tertahan di Depan Gedung UOB, Desak Polisi Buka Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:41

IHSG Menguat Tipis Usai RUPSLB BEI Setujui Dividen Rp1,56 T

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:24

Massa Berbaju Hitam Lewat Kantor KPU RI Menuju Bundaran HI

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:14

Selengkapnya