Berita

Menlu Sugiono (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

Menlu Ditunjuk Wakili Presiden di Sidang Umum PBB Minggu Depan

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2026 | 15:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono akan mewakili Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat, pekan depan.

“Menteri Luar Negeri Sugiono akan menghadiri rangkaian pertemuan tingkat tinggi pada Sidang ke-81 Majelis Umum PBB di New York pekan depan,” ungkap Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Yvonne Mewengkang dalam sebuah pernyataan di Jakarta, Kamis, 17 September 2026.

Yvonne menjelaskan, Presiden Prabowo tidak menghadiri secara langsung agenda Majelis Umum PBB tahun ini karena akan memfokuskan perhatian pada urusan dalam negeri.


“Arahan presiden agar Menlu RI hadir dalam Sidang Majelis Umum PBB bulan depan, karena presiden akan fokus pada urusan domestik,” jelasnya.

Selama mengikuti agenda PBB, Sugiono dijadwalkan menghadiri sekurangnya 22 pertemuan, mulai dari Sesi Debat Umum dan pertemuan wajib, hingga pertemuan tingkat tinggi dan bilateral. 

Sejumlah agenda yang akan diikuti di antaranya pertemuan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan forum multilateral MIKTA.

Dalam Sidang Majelis Umum PBB tahun ini, Indonesia akan membawa pesan mengenai pentingnya penguatan ketahanan nasional dan kawasan untuk mewujudkan ketahanan global. 

Indonesia juga akan terus menyerukan perdamaian dunia, termasuk kemerdekaan bangsa Palestina, serta memperkuat peran sebagai jembatan bagi dunia, kepentingan negara-negara berkembang, dan pembangunan nasional.

“Partisipasi Indonesia dalam rangkaian pertemuan tersebut juga akan membawa pesan-pesan mengenai penguatan multilateralisme dan inklusivitas,” ucapnya.

Yvonne mengatakan, di sela-sela agenda tersebut Indonesia juga akan mengintensifkan kampanye nasional untuk pencalonan sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029-2030. Upaya itu salah satunya dilakukan melalui resepsi diplomatik. 

Sidang ke-81 Majelis Umum PBB sendiri resmi dibuka di New York pada 8 September, sementara Sesi Debat Umum dijadwalkan berlangsung pada 22-26 September dan dilanjutkan pada 28 September.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya