Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: BPMI Setpres)

Politik

Prabowo Siapkan Ratusan Helikopter dan Pesawat untuk Hadapi Karhutla

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2026 | 14:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto bertekad memperkuat kemampuan mitigasi Indonesia dalam menghadapi berbagai bencana alam, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Pemerintah disebut telah menyiapkan investasi besar-besaran untuk memperkuat armada dan peralatan penanggulangan bencana.

“Saya bertekad meningkatkan kemampuan mitigasi kita. Badan-badan (yang bertugas) menghadapi bencana harus kita perkuat,” kata Prabowo dalam Program Presiden Menjawab, dikutip Kamis, 17 September 2026.


Untuk penanganan karhutla, Prabowo mengatakan pemerintah terus menambah armada helikopter agar respons di lapangan dapat dilakukan secara lebih cepat dan taktis. 

Penguatan tersebut juga mencakup penyediaan pesawat berukuran besar untuk operasi pemadaman dari udara atau water bombing.

“Kita perlu ratusan helikopter untuk water bombing. Kita perlu. Saya sudah pesan beberapa pesawat besar untuk water bombing,” ucapnya.

Prabowo juga mengingatkan jajarannya agar tidak terjerat praktik korupsi. Menurutnya, korupsi dapat memperlemah institusi dan pada akhirnya mengurangi kemampuan negara dalam menghadapi situasi krisis, termasuk bencana alam.

“Kalau kita tidak bisa menjaga resources-resources kita, kita nanti akan mengalami kelemahan dalam menghadapi situasi yang kita perlukan,” ujarnya.

Indonesia, lanjut Prabowo, berada di kawasan Cincin Api atau Ring of Fire sehingga memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana alam. 

Karena itu, penguatan institusi dan efisiensi pengelolaan sumber daya dinilai penting untuk memastikan negara memiliki kapasitas yang memadai dalam menghadapi berbagai ancaman.

“Jadi, inilah yang mungkin Kuasa (Yang Mahakuasa) kasih cobaan, tapi Dia juga kasih kelebihan. Nah, tinggal bagaimana kita me-manage negara kita. Karena itu, kita harus memiliki negara, memiliki institusi yang efisien,” pungkasnya.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Digiring ke Bareskrim, 10 Tersangka Sabu Blue Ice 1,2 Ton Terancam Hukuman Mati

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

KPK Bongkar Kejanggalan Status Bima-Richard dan Proyek Pengadaan BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

Menlu RI dan Singapura Bertemu, Bahas Penindakan Korporasi Pelaku Karhutla

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:47

Lula dan Prabowo dalam Angka juga Cerita

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:30

Sejarah Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, Tonggak Persatuan Bangsa

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:22

Dari Vietnam, Gus Lilur Desak KPK Usut Dugaan Politik Uang Muktamar NU

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:21

BRIN Percepat Uji Klinis 19 Kandidat Obat Herbal Menuju Fitofarmaka

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:16

Koperasi Jadi Motor Ekonomi Desa di Era Prabowo-Gibran

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:12

BCA Catat Laba Bersih Rp45,2 Triliun, Naik 4,2 Persen

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:05

Daftar Peringkat Ballon d'Or 2026: Harry Kane Juara, Messi Posisi Kelima

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya