Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: BPMI Setpres)

Politik

Prabowo Buka Opsi Reshuffle Besar-besaran Jelang Dua Tahun Pemerintahan

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2026 | 13:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto memberi sinyal terbuka mengenai kemungkinan reshuffle Kabinet Merah secara besar-besaran menjelang dua tahun pemerintahan.

Dalam wawancara dengan sejumlah Jurnalis di Hambalang, Prabowo mengatakan evaluasi terhadap kinerja Kabinet Merah Putih dilakukan secara berkelanjutan. 

Meski membuka peluang perubahan komposisi kabinet, kepala negara mengakui secara objektif kinerja timnya sejauh ini berjalan baik.


"Sekarang secara objektif, ya saya harus mengatakan bahwa tim saya bekerja oke. Tapi saya katakan juga kepada tim, inget ya ibarat kita kesebelasan sepakbola ada pemain inti, ada striker, ada cadangan. Jadi saya fokus dulu karena Indonesia ini begitu rumit masalahnya, kita harus fokus pada hal yang mendasar," ujarnya, dikutip Kamis, 17 September 2026.

Prabowo mengatakan reshuffle dilakukan tidak semata-mata berkaitan dengan pergantian pejabat. 

Perombakan dapat menjadi bagian dari upaya menempatkan orang sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi, termasuk memberikan ruang promosi bagi pejabat yang dinilai mampu.

"Jadi kalaupun nanti ada reshuffle saya kira antara lain mungkin untuk promosi orang ya. Tentunya kita organisasi ini kita selalu harus cari benar-benar the right man in the right place," jelas Prabowo.

Menurutnya, pergantian pejabat juga dapat dilakukan apabila terdapat persoalan yang mengharuskan seorang pejabat diganti.

"Ya kita harus tadi, kita harus mampu untuk mengganti orang yang benar atau dia sendiri ada masalah ya kita enggak bisa hindari kan?" kata dia.

Saat ditanya apakah dua tahun pemerintahan menjadi momentum yang logis untuk melakukan reshuffle, Prabowo mengamini hal tersebut. 

Menurutnya, rentang waktu dua tahun sudah cukup bagi masing-masing pejabat untuk menunjukkan kemampuan dan kinerjanya.

"Saya kira itu sesuatu yang logis ya. Iya kan? Dua tahun. Jadi masing-masing sudah punya waktu untuk membuktikan kemampuannya dan sebagainya," tegas Prabowo.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya