Berita

SMEC Prime Pluit (Foto: Istimewa)

Kesehatan

SMEC Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2026 | 11:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kebiasaan mengabaikan penurunan tajam penglihatan sering kali dianggap sepele oleh sebagian besar orang. 
Banyak yang mengira bahwa kaburnya pandangan hanyalah proses penuaan yang lumrah seiring bertambahnya usia, padahal kondisi tersebut secara langsung dapat melumpuhkan aktivitas harian, menurunkan produktivitas, hingga merusak kualitas hidup secara keseluruhan.
Kesadaran akan pentingnya deteksi dini inilah yang mendasari kehadiran fasilitas kesehatan mata khusus di kawasan Pluit, Jakarta Utara.  Fasilitas kesehatan berstandar tinggi ini sekaligus berstatus sebagai SMEC Prime kedua di Indonesia, menyusul kesuksesan gerai pertamanya di Setiabudi, Medan, Sumatra Utara.

Project Manager Poli Mata RS Pluit Managed by SMEC, Mariana, menjelaskan bahwa pendekatan yang diusung berfokus pada pengalaman pasien yang lebih eksklusif dan humanis. 


Sebelum peresmian resminya, fasilitas ini bahkan telah mencatatkan sambutan positif melalui pelaksanaan sekitar 14 hingga 16 sesi pemeriksaan mata cuma-cuma bagi warga sekitar, dengan tujuan memberikan layanan kesehatan visual yang berkualitas tinggi, terasa nyaman, serta mudah dijangkau. 

Mariana juga mengungkapkan, bahwa segmen utama yang disasar adalah publik yang mendambakan standar medis prima tanpa harus mengorbankan aspek kedekatan emosional dalam pelayanan.

Sebagai langkah preventif, fasilitas ini diproyeksikan tidak sekadar menjadi tempat berobat bagi kasus-kasus berat seperti katarak, yang menjadi pemicu utama gangguan penglihatan, tetapi juga berfungsi sebagai pusat edukasi pencegahan bagi masyarakat luas. 

Melalui pendekatan proaktif, publik diimbau untuk tidak menunggu hingga fungsi penglihatan benar-benar rusak parah sebelum memeriksakan diri ke tenaga ahli, karena deteksi secara berkala memegang peranan vital dalam menentukan penanganan yang akurat.

"Kami ingin meningkatkan awareness masyarakat untuk tidak menunggu sampai penglihatannya benar-benar terganggu. Deteksi dan pemeriksaan mata secara rutin menjadi langkah yang sangat penting untuk mengetahui kondisi mata sejak dini dan mendapatkan penanganan yang tepat," pesan Mariana kepada media di Jakarta, Kamis 17 September 2026.

Konsep pelayanan modern ini merupakan bentuk peningkatan mutu (upgrading) dari rekam jejak panjang jejaring kesehatan mata yang diterjemahkan melalui standar pelayanan yang lebih eksklusif dan menyeluruh.

"Kami tentu sangat bangga dan bersemangat. Dipilihnya Pluit sebagai SMEC Prime kedua menunjukkan bahwa kami melihat potensi dan kebutuhan yang besar di area Jakarta Utara. Harapannya, SMEC Prime Pluit bisa menjadi bagian dari perkembangan SMEC dan tentunya bermanfaat bagi masyarakat," tutur Mariana.

Ke depannya, model layanan kesehatan visual yang mengedepankan edukasi dan kenyamanan pasien ini diharapkan mampu menjangkau area yang lebih luas guna meratakan standar kesehatan mata di tanah air.

"Kami berharap kehadiran SMEC Prime Pluit bisa menjadi pilihan dan kepercayaan masyarakat Jakarta Utara untuk mendapatkan layanan kesehatan mata. Bukan hanya tempat untuk berobat, tetapi juga menjadi tempat masyarakat mendapatkan edukasi, pemeriksaan, dan pelayanan mata yang berkualitas dengan suasana yang nyaman," pungkas Mariana.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya