Berita

Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Bimo Wijayanto. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

RABU, 16 SEPTEMBER 2026 | 23:08 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Direktur Jenderal Pajak (DJP) Bimo Wijayanto mengungkap adanya sejumlah nama “ajaib” dalam proses perombakan pejabat di era Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Bimo mengatakan, nama-nama tersebut tidak mengikuti rangkaian assessment maupun talent management yang menjadi bagian dari proses rotasi pejabat.

“Memang ada beberapa yang nama-nama ajaib yang tidak ikut proses assessment talent management,” kata Bimo di Kantor Pusat DJP pada Rabu, 16 September 2026.


Meski tidak menyebutkan nama yang dimaksud, Bimo menilai masuknya nama tersebut memberikan sinyal yang kurang baik bagi pegawai lain yang telah mengikuti tahapan seleksi.

“Sinyalnya nggak bagus bagi pasukan yang lain, yang ikut susah payah, ikut assessment, ikut ujian, ikut talent management,” tegas Bimo.

Ia pun mengakui dirinya dan Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama telah meminta Menteri Keuangan Suahasil Nazara untuk membatalkan seluruh proses tersebut.

“Itu yang membuat saya dan Dirjen Bea Cukai meminta untuk ditunda dahulu, dibatalkan,” tegasnya lagi.

Bimo menegaskan para pejabat yang namanya masuk dalam daftar perombakan tanpa proses seleksi tersebut dipastikan batal dirotasi dan dikembalikan ke jabatan semula. Sementara yang sudah sesuai aturan akan tetap dirotasi.

"Yang nggak memenuhi syarat tadi dibatalkan. Yang lain-lain tetap. (Balik ke posisi awal?) iya," sambung Bimo.

Untuk diketahui, perombakan ratusan pejabat di lingkungan Kemenkeu terakhir dilakukan oleh Purbaya pada Kamis 10 September 2026, sebelum dicopot dari jabatannya. Dalam hal ini, mayoritas perombakan dilakukan di Ditjen Bea Cukai dan Ditjen Pajak.

Sebelumnya, Purbaya sendiri mengakui salah satu alasan pencopotan dirinya karena melakukan perombakan besar-besaran yang menyebabkan gesekan internal di lingkungan Kementerian Keuangan.

“Sebagian ada (kaitan), sebagian iya,” kata Purbaya usai serah terima jabatan Menteri Keuangan di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa 15 September 2026.

Meski demikian, Purbaya mengaku tidak terlalu terkejut dengan keputusan pencopotan tersebut. Menurut dia, perkiraan 50-50 tersebut muncul dari perhitungannya sendiri mengenai kemungkinan itu, setelah ia melakukan pembenahan.

“Kita sudah hitung-hitung kira-kira 50-50. Tapi baru dikasih tahunya waktu itu (kemarin). Soal pemicunya apa, tanyanya Presiden lah itu. Tapi kan bisa lihat dari omongannya, ‘oh 50-50,” jelas Purbaya.


Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya