Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Bakom RI)

Bisnis

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

RABU, 16 SEPTEMBER 2026 | 22:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

RMOL. Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya menjaga kekayaan negara melalui efisiensi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus memberantas berbagai praktik curang. 

Salah satu hasil yang disoroti yakni peningkatan keuntungan PT Timah Tbk hingga sembilan kali lipat.

“PT Timah sekarang untung. Untungnya Anda mungkin tidak percaya, PT Timah itu keuntungannya sembilan kali, 900 persen,” ujarnya dalam program ‘Presiden Prabowo Menjawab’, dikutip Rabu, 16 September 2026. 


Selain itu, PT Pupuk Indonesia turut mencatat kenaikan keuntungan bersih hingga 252 persen meski pemerintah menurunkan harga pupuk sebesar 20 persen.

“PT Pupuk, Dirutnya luar biasa. PT Pupuk untung bersih naik 252 persen. Padahal, kita turunkan harga pupuk 20 persen. Dan dengan turun 20 persen, volume tambah, pupuk di mana-mana banyak, PT Pupuk untung 252 persen,” ujarnya.

Prabowo mengatakan, Sejak menjabat pada 20 Oktober 2024, pemerintah telah menutup lebih dari 328 BUMN. Langkah itu disebut mampu menghemat anggaran negara hingga Rp50 triliun dari berbagai biaya overhead

“BUMN umpamanya, sampai hari ini kita sudah tutup 328 BUMN lebih. Itu kita bisa hemat Rp50 triliun dari overhead. Gaji direksi, komisaris, sewa gedung, sewa mobil, rapat kerja,” ujarnya. 

Prabowo menargetkan hingga akhir tahun ini sebanyak 750 BUMN dapat ditutup. Dengan demikian, masih ada sekitar 400 BUMN yang harus ditindaklanjuti. Ia berharap efisiensi tersebut dapat meningkatkan penghematan anggaran negara hingga Rp100 triliun.

“Uang itu banyak di Indonesia, (tapi) yang menikmati hanya segelintir orang yang berani juga, berani maling,” ucapnya.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya