Berita

Menko Pangan Zulkifli Hasan (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Mentan Diminta Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Pengembangan E20

RABU, 16 SEPTEMBER 2026 | 20:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri Pertanian (Mentan) menyiapkan lahan sekitar 2 juta hektare untuk mendukung produksi etanol berbahan baku tebu sebagai campuran bahan bakar E20.

Hal tersebut dibahas dalam rapat terbatas yang dipimpin langsung Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 16 September 2026. 

Menko Pangan Zulkifli Hasan mengatakan pemerintah kini menargetkan produksi E20 sudah dapat direalisasikan dalam dua tahun mendatang dan bahan baku sepenuhnya berasal dari dalam negeri.


Untuk merealisasikan target tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman diminta menyiapkan 2 juta hektare lahan tebu yang tersebar di Jawa, Sumatra, Kalimantan, hingga Papua sebagai sumber bahan baku etanol.

"Untuk tahap pertama tadi itu 2 juta, bottleneck-nya lahan, ya. Tapi setelah dipetakan, ditugaskan kepada BUMN dan Pak Mentan tadi dipetakan, kemungkinan kita akan dapat 2 juta itu. Saya kira demikian, terima kasih,” kata Zulkifli dalam konferensi pers usai ratas.

Selain Kementerian Pertanian, BPI Danantara juga ditugaskan membangun industri pengolahan etanol. Pemerintah juga harus bekerja keras agar target E20 dapat tercapai sesuai tenggat waktu yang telah ditetapkan.

“Nah, kemudian Danantara yang akan membangun industrinya. Dalam 2 tahun kita harus bekerja keras melihat perkembangan dunia sekarang, kita harus mampu untuk menghasilkan E20. Itu, kira-kira itu intinya tadi,” kata Zulhas.

Sejumlah pejabat pemerintah yang hadir dalam rapat tersebut di antaranya Mendikti Saintek Brian Yuliarto, Menkeu Suahasil Nazara, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, CEO BPI Danantara Rosan Roeslani, dan Kepala BP BUMN Donny Oskaria.

Populer

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Usai DPR, Guru Besar IPB Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut

Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:24

HLN ke-81: PLN Perkuat Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:47

IKA FH Undip Gelar Konsolidasi, Ini yang Dibahas

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:55

Tolak Usul Luhut, PKS Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:25

Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Lewat SPSE V5

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:57

Konser Andrea Bocelli Turut Serukan Solidaritas Palestina Tuai Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:28

Menanti Negarawan di Tengah Oase Pragmatisme

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:55

InfraNexia Perkuat Kesiapan Infrastruktur Dukung Pertumbuhan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:25

Revitalisasi Intisab Siapkan Kepemimpinan Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:59

Kemerdekaan yang Belum Selesai: Dari Cita-Cita 1945 ke Amarah Gen Z

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:30

Selengkapnya