Berita

Ilustrasi MBG. (Foto: RMOLJabar)

Nusantara

Dinkes Bandung Temukan Kecoa dan Kotoran di Salah Satu SPPG

RABU, 16 SEPTEMBER 2026 | 19:29 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Persoalan buruknya sanitasi masih ditemukan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) penyedia program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Di Sindangjaya, Kecamatan Mandalajati, Dinkes Kota Bandung menemukan kotoran dan kecoa di ruang penyimpanan bahan makanan basah.

Selain ruang penyimpanan, persoalan juga ditemukan pada area pencucian. Dinding ruangan tersebut belum menggunakan material kedap air sehingga berpotensi membuat kondisi ruangan menjadi lembap dan basah.


"Ruang cuci juga dindingnya belum kedap air. Seharusnya dindingnya tahan air agar tidak lembap atau basah. Secara keseluruhan, fasilitas sanitasinya belum lengkap," ujar Kepala Dinkes Kota Bandung, Sony Adam diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Rabu, 16 September 2026.

Temuan tersebut menunjukkan masih perlunya pembenahan terhadap kebersihan serta fasilitas sanitasi di SPPG tersebut.

Menurut Sony, penataan ruangan di area produksi makanan belum sepenuhnya memenuhi kondisi yang diharapkan. Sebagian ruangan masih menggunakan atap baja ringan tanpa dilengkapi plafon.

"Ruangan beratap langsung dari baja ringan, seharusnya sudah dipasang plafon. Sebagian ruangan sudah berplafon, namun sebagian lainnya masih terbuka. Selain itu, alur masuk dan keluar makanan sudah dipisah sebagaimana mestinya," katanya.

Catatan lain diberikan terhadap ruang penyimpanan bahan makanan kering. Dinkes menilai penempatan bahan pangan masih terlalu dekat dengan dinding, lantai, maupun langit-langit.

Bahan makanan semestinya tidak ditempatkan terlalu rapat dengan bagian bangunan. Jarak diperlukan agar proses pembersihan dapat dilakukan dengan baik dan mengurangi potensi munculnya sumber kontaminasi.

"Untuk ruang penyimpanan bahan kering, penataannya perlu diperbaiki, terutama jarak penyimpanan dari dinding, langit-langit, dan lantai harus diberi jarak yang cukup. Namun saat ini masih terlalu rapat. Kondisi di Mandalajati juga demikian," ujarnya.

Meski menemukan sejumlah persoalan, Sony memastikan sampai saat ini belum ada kasus kesehatan yang dikaitkan dengan kondisi sanitasi di SPPG tersebut.

"Sejauh ini belum ada kasus. Hanya saja, kondisi sanitasi yang tadi disebutkan memang perlu mendapat perhatian. Namun jika dibiarkan, tentu akan berpotensi menimbulkan risiko," katanya.

Ia menegaskan, kondisi lingkungan yang tidak memenuhi standar kebersihan dapat meningkatkan peluang berkembangnya bakteri. Jika tidak segera dibenahi, kondisi tersebut berpotensi berdampak terhadap keamanan pangan.

"Betul, atau memicu pertumbuhan bakteri. Lingkungan seperti itu memang tidak memenuhi syarat kebersihan, sehingga bakteri mudah berkembang biak," pungkasnya.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya