Berita

Anggota Komisi VI DPR RI Hj. Ida Nurlaela Wiradinata. (Foto: Gesuri)

Politik

Legislator PDIP Desak Pemerintah Antisipasi Lonjakan Harga BBM

RABU, 16 SEPTEMBER 2026 | 18:07 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Anggota Komisi VI DPR RI Hj. Ida Nurlaela Wiradinata mengingatkan pemerintah untuk memperhatikan sinyal lonjakan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi seperti Pertamax dan Pertamina Dex. 

Menurut Ida, hal itu memicu perhatian serius terkait gejolak ekonomi rakyat.
  
Ida menegaskan bahwa potensi lonjakan harga BBM non-subsidi yang diperkirakan dapat menembus Rp20.000 per liter harus diantisipasi sejak dini. 


“Langkah ini krusial karena lonjakan harga minyak dunia berisiko menekan biaya energi masyarakat serta memukul aktivitas ekonomi nasional,” kata Ida dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 16 September 2026.

Legislator PDIP ini lantas mendesak pemerintah dan Pertamina wajib memastikan setiap kebijakan penyesuaian harga dilakukan secara terukur. Penyesuaian tersebut harus memperhitungkan dinamika pasar global tanpa mengabaikan daya beli masyarakat.

"Pemerintah dan Pertamina perlu mengantisipasi dampak kenaikan harga BBM non-subsidi terhadap daya beli masyarakat, biaya logistik, hingga harga kebutuhan pokok," imbuhnya.

Ia menambahkan, gejolak harga minyak dunia yang kini kembali menembus angka di atas 100 Dolar AS per barel tidak boleh direspons secara reaktif setelah dampaknya meluas.

"Gejolak harga minyak dunia harus diantisipasi dari awal. Jangan sampai kenaikan harga energi global berujung menjadi beban baru bagi masyarakat," tegasnya.

Apabila tren kenaikan harga minyak berlangsung lama, Ida mendorong penyiapan mitigasi risiko yang matang. 

“Tiga fokus utama yang harus dijaga adalah pertama, stabilitas pasokan, yakni dengan menjamin ketersediaan energi nasional tetap aman. Kedua, efisiensi biaya, yakni dengan mengoptimalkan pengelolaan operasional agar tidak membengkak. Dan ketiga, transparansi harga, yakni dengan adanya menjaga kejelasan formulasi harga bagi publik,” bebernya.

“Pertamina diharapkan siap dengan strategi adaptif guna menjaga keberlanjutan layanan energi sekaligus memastikan harga BBM tetap terjangkau,” pungkas Ida.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya