Berita

Ilustrasi Fenomena Astronomi September 2026 (Gemini Generated Image)

Nusantara

Fenomena Astronomi September 2026, Ada Ekuinoks hingga Harvest Moon

RABU, 16 SEPTEMBER 2026 | 17:46 WIB | OLEH: TIFANI

Sejumlah fenomena astronomi masih akan menghiasi langit pada sisa September 2026. Dua di antaranya merupakan peristiwa astronomi yang terjadi pada tanggal tertentu, yakni ekuinoks September dan Bulan Purnama yang dikenal sebagai Harvest Moon.

Selain itu, pengamat langit juga dapat mengenali sejumlah rasi bintang pada malam hari. Salah satunya adalah Cassiopeia yang memiliki pola khas menyerupai huruf W atau M.

Berikut sejumlah fenomena astronomi yang dapat diamati sepanjang sisa September 2026:


1. Ekuinoks September – 23 September 2026

Ekuinoks September menjadi salah satu fenomena astronomi penting yang terjadi pada 23 September 2026. NASA mencatat ekuinoks berlangsung pada 23 September pukul 00.05 UTC, sedangkan kalender astronomi NASA mencatat waktunya sekitar 00.06 UTC.

Jika dikonversikan ke waktu Indonesia bagian barat, ekuinoks tersebut terjadi sekitar pukul 07.05-07.06 WIB.

Ekuinoks terjadi ketika pusat Matahari melintasi bidang ekuator Bumi. Peristiwa ini membuat posisi Matahari berada tepat di atas garis ekuator secara astronomis.

Ekuinoks September berkaitan dengan pergantian musim di wilayah Bumi yang mengalami empat musim. Di belahan Bumi utara, peristiwa ini menandai awal musim gugur.

Sementara itu, belahan Bumi selatan memasuki musim semi. Kondisi tersebut berbeda dengan Indonesia yang berada di sekitar garis khatulistiwa dan tidak mengalami pergantian musim seperti wilayah lintang menengah.

2. Harvest Moon atau Bulan Purnama – 26 September 2026

Fenomena astronomi berikutnya adalah Bulan Purnama yang terjadi pada 26 September 2026. Fase Bulan Purnama mencapai iluminasi maksimum pada pukul 16.49 UTC.

Jika dikonversikan ke waktu Indonesia bagian barat, puncak fase Bulan Purnama berlangsung sekitar pukul 23.49 WIB pada 26 September 2026.

Bulan Purnama September dikenal dengan sebutan Harvest Moon atau Bulan Panen. Nama tersebut berasal dari tradisi di belahan Bumi utara karena Bulan Purnama ini merupakan Bulan Purnama yang paling dekat dengan ekuinoks musim gugur.

Bagi pengamat di Indonesia, Bulan Purnama dapat disaksikan dengan mata telanjang selama kondisi langit cerah. Pengamatan juga tidak harus dilakukan tepat pada waktu puncak fase.

Bulan tetap akan terlihat hampir penuh pada malam sebelum dan sesudah puncak Bulan Purnama.

3. Rasi Cassiopeia Terlihat pada September 2026

Selain fenomena yang berlangsung pada tanggal tertentu, September juga menjadi waktu yang menarik untuk mengenali rasi Cassiopeia di langit malam.

Cassiopeia dikenal melalui susunan lima bintang utamanya yang membentuk pola menyerupai huruf W atau M, bergantung pada orientasi rasi ketika dilihat dari lokasi pengamatan.

Rasi Cassiopeia berada di langit bagian utara dan menjadi salah satu pola bintang yang relatif mudah dikenali. Di wilayah lintang utara, Cassiopeia dapat bersifat sirkumpolar sehingga tidak pernah benar-benar terbenam di bawah horizon.

Kondisinya berbeda bagi Indonesia yang berada lebih dekat dengan garis khatulistiwa. Karena posisinya cukup jauh di utara, Cassiopeia akan terlihat lebih rendah di arah utara dan tidak selalu dapat diamati sepanjang malam dari seluruh wilayah Indonesia.

Meski demikian, rasi tersebut tetap dapat menjadi objek pengamatan dari Indonesia ketika posisinya berada cukup tinggi di atas horizon utara.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya