Berita

Asosiasi Mahasiswa Indonesia saat aksi penyampaian aspirasi di depan Gedung DPRD Kota Bekasi, Rabu 16 September 2026. (Foto: Istimewa)

Nusantara

DPRD Kota Bekasi Ambil Sikap pada Tuntutan Mahasiswa soal Pansus

RABU, 16 SEPTEMBER 2026 | 17:20 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Asosiasi Mahasiswa Indonesia mendesak DPRD Kota Bekasi membentuk panitia khusus (Pansus) untuk menelusuri dugaan pelanggaran dalam pengelolaan anggaran Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat.

Ketua Asosiasi Mahasiswa Indonesia, Umar S, menyampaikan tuntutan tersebut saat aksi penyampaian aspirasi di depan Gedung DPRD Kota Bekasi, Rabu 16 September 2026.

Umar menuding adanya dugaan manipulasi anggaran yang dilakukan Wali Kota Bekasi. Ia meminta dugaan tersebut diproses secara hukum apabila ditemukan unsur pidana.


"Walikota Bekasi melakukan manipulasi anggaran. Ini bisa masuk ke dalam pidana, karena pejabat publik melakukan tindakan pidana," uajr Umar.

Umar juga menyoroti dugaan korupsi dalam pengadaan ambulans dan mobil jenazah pada 2022-2023. Ia menyebut nilai anggaran yang dihabiskan untuk pengadaan tersebut mencapai Rp5,4 miliar.

Menurut Umar, DPRD Kota Bekasi perlu mengambil langkah lebih lanjut karena masih terdapat sejumlah temuan dugaan pelanggaran yang dinilai belum terselesaikan.

"Kami meminta Ketua DPRD Kota Bekasi agar segera membentuk Pansus. Karena banyak temuan-temuan pelanggaran yang belum bisa diatasi oleh DPRD Kota Bekasi," katanya.

Ia juga mempertanyakan sikap DPRD apabila tidak segera merespons tuntutan tersebut. Umar menyebut pihaknya menduga ada kepentingan tertentu di balik belum ditindaklanjutinya persoalan yang mereka sampaikan.

"Kalau ketua DPRD tidak mengambil sikap, kami menduga ada permainan di belakang layar," katanya.

Umar menambahkan, pihaknya sebelumnya telah melakukan audiensi dengan DPRD Kota Bekasi. Namun, menurut dia, belum ada tindak lanjut atas hasil audiensi tersebut.

"Kami juga sudah melakukan audiensi, tapi ini tidak dijalankan. Tidak ada lanjutan dari audiensi kita sebelumnya," ucapnya.

Menanggapi tuntutan tersebut, Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi mengatakan pihaknya akan meminta Komisi IV menyerahkan notulensi dari aksi sebelumnya. Dokumen tersebut akan menjadi bahan untuk menindaklanjuti berbagai aspirasi yang telah disampaikan.

"Pada aksi yang lalu, yang sudah disampaikan komisi IV, nanti saya akan meminta kepada komisi IV notulensi apa saja yang sudah disampaikan komisi IV, nanti akan kami tidaklanjuti," kata Sardi Efendi.

Mengenai pembentukan Pansus, Sardi menyebut aspirasi mahasiswa dapat menjadi bagian dari pertimbangan DPRD dalam proses pembentukannya.

"Adapun terkait dengan Pansus, kami harap Pansus yang akan dibentuk oleh DPRD merupakan dari aspirasi dari kawan-kawan mahasiswa," ucapnya.

Namun, ia menjelaskan pembentukan Pansus membutuhkan dukungan dari seluruh fraksi di DPRD Kota Bekasi serta Badan Musyawarah.

"Jadi Pansus ini bisa dibentuk apabila sudah mendapat dukungan dari semua fraksi-fraksi DPRD dan juga badan musyawarah," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya