Berita

Bank Indonesia (BI). (Foto: RMOL)

Bisnis

BI Diminta Perkuat UMKM dari Pembiayaan hingga Akses Pasar

RABU, 16 SEPTEMBER 2026 | 15:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Bank Indonesia (BI) didesak lebih aktif mengoptimalkan instrumen kebijakannya demi memperkuat dan menyehatkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). 

Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKB, Marwan Jafar, mengatakan keterlibatan bank sentral dinilai sangat krusial mengingat UMKM merupakan tulang punggung stabilitas sistem keuangan, daya beli warga, hingga pengendalian inflasi nasional.

“Memang tugas utama BI adalah menjaga stabilitas nilai rupiah dan sistem pembayaran, tetapi instrumen kebijakan yang dimiliki BI sangat memungkinkan untuk memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan UMKM. Kami mendorong BI agar lebih aktif dan berkontribusi kuat dalam penyehatan UMKM,” ujar Marwan di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu, 16 September 2026.


Marwan lantas membeberkan tiga agenda strategis yang wajib diperkuat BI, yaitu penguatan korporatisasi kelembagaan, peningkatan kapasitas produk, dan perluasan akses pembiayaan yang berkeadilan. 

Masalah UMKM dinilai tidak sebatas permodalan semata, melainkan juga menyangkut tata kelola usaha, legalitas, hingga kemampuan membangun skala ekonomi yang sehat. 
“Pelatihan manajemen SDM, standardisasi produk, digitalisasi, sampai penerapan ekonomi hijau harus menjadi bagian dari penguatan UMKM. Kita ingin UMKM bukan sekadar banyak jumlahnya, tetapi juga sehat, produktif, inovatif, dan memiliki daya saing,” tegasnya.

Ia menyoroti pentingnya akses perbankan dan pembiayaan inklusif yang disesuaikan dengan karakteristik rantai bisnis pelaku usaha kecil. Bank Indonesia diharapkan memperkuat sinergi bersama industri perbankan agar kredit yang disalurkan benar-benar menjadi penggerak pertumbuhan, bukan beban utang baru. 

“Yang kita dorong bukan sekadar pembiayaan diperbesar, tetapi akses pembiayaan yang memungkinkan, aman, dan berkeadilan. UMKM harus mendapatkan akses keuangan yang sehat sehingga modal benar-benar membuat mereka tumbuh,” kata Marwan.

Di samping itu, legislator asal Jawa Tengah tersebut mendorong bank sentral menggenjot fasilitasi promosi dan business matching bagi UMKM yang berpotensi ekspor serta bergerak di sektor pariwisata. Pembukaan saluran pemasaran digital dinilai mampu memperluas jangkauan produk lokal hingga ke pasar mancanegara. 

“Fasilitasi pameran internasional, promosi, dan perluasan pemasaran melalui platform e-commerce harus diperkuat untuk UMKM ekspor dan pariwisata. Langkah ini penting agar produk lokal kita mampu menembus pasar global yang lebih luas,” ungkapnya.

Marwan juga meminta BI memberikan perhatian khusus bagi UMKM di sektor pangan, pertanian, dan perikanan sebagai bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah (volatile foods). Sektor-sektor produktif ini terbukti menjadi benteng utama dalam menjaga pasokan pangan serta keandalan rantai pasok nasional.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Digiring ke Bareskrim, 10 Tersangka Sabu Blue Ice 1,2 Ton Terancam Hukuman Mati

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

KPK Bongkar Kejanggalan Status Bima-Richard dan Proyek Pengadaan BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

Menlu RI dan Singapura Bertemu, Bahas Penindakan Korporasi Pelaku Karhutla

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:47

Lula dan Prabowo dalam Angka juga Cerita

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:30

Sejarah Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, Tonggak Persatuan Bangsa

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:22

Dari Vietnam, Gus Lilur Desak KPK Usut Dugaan Politik Uang Muktamar NU

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:21

BRIN Percepat Uji Klinis 19 Kandidat Obat Herbal Menuju Fitofarmaka

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:16

Koperasi Jadi Motor Ekonomi Desa di Era Prabowo-Gibran

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:12

BCA Catat Laba Bersih Rp45,2 Triliun, Naik 4,2 Persen

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:05

Daftar Peringkat Ballon d'Or 2026: Harry Kane Juara, Messi Posisi Kelima

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya