Berita

Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kampung Waryesi, Distrik Supiori Timur, Kabupaten Supiori, Papua. (Foto: Dok. KKP)

Bisnis

KNMP Waryesi Papua Disiapkan Jadi Kawasan Nelayan Produktif

Warga Ikut Bergotong Royong
RABU, 16 SEPTEMBER 2026 | 13:19 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kampung Waryesi, Distrik Supiori Timur, Kabupaten Supiori, Papua, tengah dipersiapkan menjadi bagian dari pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Program tersebut diarahkan untuk memperkuat kawasan pesisir melalui pembangunan sarana pendukung perikanan sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat dan ekonomi lokal.

Kehadiran program KNMP di Waryesi mendapat dukungan dari pemerintah kampung dan masyarakat setempat.


Dukungan tersebut terlihat ketika masyarakat menyambut kunjungan Bupati dan Wakil Bupati Supiori bersama jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Satgas, serta Tim Pelaksana Percepatan Pembangunan KNMP pada Juni 2026. 

KKP menyebut pembangunan KNMP mempertimbangkan kesiapan lahan, kondisi sosial ekonomi, keberadaan nelayan aktif, aktivitas perikanan, hingga komitmen pemerintah daerah.

Dalam survei pembangunan KNMP di wilayah Indonesia Timur, KKP menerjunkan 87 surveyor untuk menilai calon lokasi di lima provinsi di Pulau Papua.

Asesmen tersebut mencakup kondisi sosial ekonomi masyarakat, kelembagaan, partisipasi warga, usaha perikanan, infrastruktur pendukung, utilitas, hingga potensi risiko bencana. 

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP Lotharia Latif menegaskan bahwa pembangunan KNMP harus memperhatikan kondisi dan kebutuhan masing-masing lokasi.

“Setiap usulan tetap diseleksi secara menyeluruh mulai dari kesiapan lahan, keberadaan nelayan aktif, aktivitas perikanan tangkapnya benar-benar berjalan, sampai komitmen pemerintah daerahnya,” kata Lotharia, seperti dikutip dari laman Ditjen Perikanan Tangkap KKP, Rabu 16 September 2026. 

Salah satu tantangan masyarakat nelayan adalah bagaimana hasil tangkapan dapat memiliki nilai tambah setelah ikan didaratkan.

Karena itu, konsep KNMP dikembangkan dengan pendekatan yang menghubungkan aktivitas perikanan dari hulu hingga hilir.

KKP menjelaskan model KNMP 2026 dikembangkan dalam bentuk kluster yang saling terhubung secara ekonomi.

KNMP hub dirancang sebagai pusat konsolidasi dan pengolahan hasil perikanan dengan fasilitas seperti cold storage, sedangkan KNMP penyangga menjadi lokasi pengumpulan hasil tangkapan dengan fasilitas pendaratan dan rantai dingin awal. 

Hasil perikanan selanjutnya diarahkan terhubung dengan sentra logistik, termasuk pelabuhan perikanan maupun pelabuhan umum. 

Dari titik tersebut, hasil tangkapan dapat didistribusikan ke pasar regional, nasional hingga pasar ekspor.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya