Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Tekno

Bos Nvidia Bakal Hadiri Pertemuan Trump-Xi, Bahas Masa Depan AI

RABU, 16 SEPTEMBER 2026 | 07:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jensen Huang makin berada di pusat perhatian pemerintahan Donald Trump. Setelah CEO Nvidia itu menerima telepon Trump di tengah acara teknologi di Los Angeles, Huang kini dijadwalkan menghadiri jamuan makan malam kenegaraan yang digelar Trump untuk Presiden China Xi Jinping di Washington.

Menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut, Huang masuk dalam daftar tamu jamuan kenegaraan yang direncanakan berlangsung saat kunjungan Xi ke AS. Trump dijadwalkan bertemu dengan Xi pada 24 September di Washington.

Rencana kehadiran Huang menambah sorotan terhadap posisi Nvidia di tengah meningkatnya perdebatan mengenai perkembangan kecerdasan buatan (AI). Nvidia merupakan pemasok utama chip yang digunakan para pengembang AI, sehingga perusahaan tersebut menjadi salah satu pemain penting dalam persaingan teknologi antara AS dan China.


Sebelumnya, Huang menerima telepon Trump saat sedang berada di atas panggung All-In Summit di Los Angeles. Panggilan tersebut diaktifkan melalui pengeras suara sehingga terdengar oleh peserta acara. Trump saat itu membela pembangunan pusat data AI yang menggunakan chip Nvidia dan menepis kekhawatiran mengenai dampak perkembangan AI.

"Saya katakan kepada Anda, ini semua tipuan. Pusat data itu hebat, dan itu membuat orang kaya, dan itu membuat negara kaya," kata Trump dalam percakapan tersebut, dikutip dari CNBC International, Rabu, 16 September 2026.

Trump juga menyebut pusat data sebagai "minyak bumi untuk 20, 25 tahun ke depan" dan menyatakan dukungan penuh kepada Huang. Pernyataan itu disampaikan ketika perdebatan mengenai keamanan AI dan pembangunan pusat data semakin mengemuka di AS.

Kekhawatiran tersebut menguat setelah CEO Anthropic Dario Amodei menyerukan agar pengembangan model AI diperlambat. Seruan itu kemudian mendapat dukungan dari sejumlah tokoh teknologi, termasuk CEO OpenAI Sam Altman dan Elon Musk. Di sisi lain, Trump menolak gagasan untuk memperlambat pembangunan infrastruktur AI dan sebelumnya menyebut kekhawatiran terkait AI serta pusat data sebagai "hoax".

Dengan rencana kehadirannya dalam jamuan Trump-Xi, Huang juga berpotensi berada di tengah pertemuan yang berlangsung ketika hubungan teknologi AS-China masih menjadi perhatian besar. 

Nvidia sendiri berada di posisi strategis karena produknya menjadi bagian penting dari pengembangan AI, sementara akses China terhadap chip canggih menjadi salah satu isu dalam hubungan kedua negara.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya