Berita

PT Asabri (Persero) bekerja sama dengan Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Republik Indonesia dalam penanganan masalah hukum di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Foto: Istimewa)

Bisnis

Hadapi Risiko Hukum, BUMN Asuransi Sosial Perkokoh Tata Kelola

SELASA, 15 SEPTEMBER 2026 | 18:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Asabri (Persero) memperkuat tata kelola perusahaan melalui kerja sama dengan Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Republik Indonesia dalam penanganan masalah hukum di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

Kerja sama tersebut dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang menjadi bagian dari upaya Asabri memastikan setiap pelaksanaan tugas dan pengambilan keputusan strategis memiliki landasan hukum yang kuat.

Bagi Asabri, aspek hukum tidak hanya diperlukan saat menghadapi persoalan, tetapi juga menjadi bagian dari mitigasi risiko dan penguatan kualitas pengambilan keputusan. 


Langkah ini dinilai penting untuk memastikan pengelolaan perusahaan berjalan prudent dan sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Sinergi Asabri dan Jamdatun sendiri telah berlangsung sejak 2014. Selama lebih dari satu dekade, Jamdatun menjadi mitra strategis Asabri melalui pendampingan, pertimbangan, serta bantuan hukum, baik dalam maupun di luar pengadilan.

“Penandatanganan kerja sama ini bukan sekadar penguatan hubungan kelembagaan, tetapi merupakan bagian dari langkah bersama untuk membangun Asabri yang semakin sehat, kuat, prudent, dan berkelanjutan," ujar Direktur Utama PT Asabri (Persero) Jeffry Haryadi P. M, dalam keterangannya, dikutip Selasa 15 September 2025.

"Melalui sinergi dengan Jamdatun Kejagung RI, kami ingin memastikan bahwa penguatan tata kelola dan kepastian hukum berjalan seiring dengan upaya Asabri menjaga kepentingan perusahaan, negara, dan peserta,” tambahnya. 

Kerja sama ini juga diharapkan mendukung Asabri dalam menjalankan mandat pengelolaan program asuransi sosial bagi prajurit TNI, anggota Polri, serta ASN di lingkungan Kementerian Pertahanan dan Polri.

Di sisi lain, Jamdatun menjalankan peran dalam mengawal pembangunan melalui tugas di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. Kolaborasi kedua institusi diharapkan memberikan manfaat lebih luas bagi perusahaan, peserta Asabri, dan kepentingan negara.

“Terima kasih atas kepercayaan Asabri kepada kami. Pada dasarnya, tujuan kita sama. Namun, kita memiliki peran masing-masing. BUMN menjalankan pembangunan sebagai salah satu tonggak perekonomian nasional, sementara Jamdatun bertugas mengawal pembangunan tersebut," ujar Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara, Dr. R. Narendra Jatna, S.H., LL.M.

"Semoga sinergi yang kita perkuat pada hari ini dapat memberikan manfaat nyata bagi Asabri dan Jamdatun,  serta bagi para peserta Asabri dan kepentingan negara,”  tambahnya.

Penguatan tata kelola dan kepastian hukum menjadi bagian dari upaya Asabri menjaga keberlanjutan perusahaan, mengelola risiko secara prudent, serta memastikan mandat perlindungan sosial bagi peserta dapat dijalankan secara bertanggung jawab.


Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya