Berita

Ilustrasi. (Foto: Humas Pertamina)

Bisnis

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

SELASA, 15 SEPTEMBER 2026 | 10:24 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Indonesia masih menghadapi defisit minyak mentah hampir 1 juta barel per hari. Kebutuhan BBM nasional mencapai sekitar 1,6 juta barel per hari, sementara lifting minyak dalam negeri hanya berada di kisaran 600-610 ribu barel per hari.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan kesenjangan pasokan tersebut menjadi tantangan di tengah ketidakpastian harga dan pasokan minyak dunia.

“Kebutuhan BBM kita kurang lebih 1,6 juta barel per hari, sementara lifting kita sekitar 600-610 ribu barel per hari,” ujar Bahlil di Jakarta, dikutip Selasa, 15 September 2026. 


Kondisi tersebut membuat pemerintah perlu mencari sumber pasokan minyak mentah untuk menutup kebutuhan dalam negeri. Bahlil mengungkapkan, dirinya turut mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja ke Rusia untuk menegosiasikan pasokan crude oil jangka panjang.

Menurut Bahlil, langkah tersebut dilakukan untuk menutupi defisit pasokan minyak di dalam negeri. Pemerintah juga menegaskan kebijakan pasokan energi tetap diarahkan untuk kepentingan nasional.

“Indonesia adalah negara merdeka, tidak ada satu pun kekuatan asing yang bisa mengintervensi kebijakan pasokan energi kita demi kepentingan nasional,” tegasnya.

Di tengah kondisi tersebut, pemerintah memastikan gejolak harga minyak dunia tidak akan dibebankan kepada masyarakat melalui kenaikan harga BBM bersubsidi.

“Untuk harga subsidi, berapa pun harganya di dunia, tidak akan kita naikkan,” kata Bahlil.

Ia menegaskan kebijakan tersebut diambil untuk menjaga daya beli masyarakat, meski harga minyak dunia berfluktuasi melebihi asumsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Ketimpangan antara kebutuhan dan lifting menunjukkan tantangan utama ketahanan energi Indonesia masih berada pada kemampuan memenuhi kebutuhan minyak dari pasokan dalam negeri. Pemerintah pun menempuh diplomasi pasokan minyak mentah sekaligus menjaga harga BBM bersubsidi tetap terjangkau.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya