Berita

Ilustasi (Net)

Bisnis

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

SELASA, 15 SEPTEMBER 2026 | 09:57 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pabrik baterai kendaraan listrik milik PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB) di Karawang, Jawa Barat, telah mulai beroperasi sejak Juli 2026 dengan kapasitas produksi awal 6,9 gigawatt hour (GWh) per tahun.

Direktur Utama Indonesia Battery Corporation (IBC), Aditya F. Arif, mengatakan baterai yang diproduksi pabrik hasil kerja sama IBC dan Contemporary Amperex Technology Co. Ltd. (CATL) tersebut diperuntukkan bagi kendaraan listrik dan Battery Energy Storage System (BESS).

“Jadi memang sudah beroperasi sejak bulan Juli. Produknya sebagian untuk kendaraan listrik dan sebagian lagi untuk Battery Energy Storage System (BESS),” jelas Aditya di Jakarta, dikutip Selasa, 15 September 2026. 


IBC kini mengkaji peningkatan kapasitas produksi seiring dengan pertumbuhan permintaan baterai. Ekspansi awal yang dikaji mencapai setidaknya 8,1 GWh.

Jika ekspansi tersebut terealisasi, kapasitas produksi pabrik akan meningkat menjadi sekitar 15 GWh per tahun.

“Dan akan kami ekspansi hingga totalnya 15, setidaknya 15 GWh, ini masih dalam kajian,” ujar Aditya.

Pabrik baterai tersebut dikembangkan melalui kerja sama IBC dan CATL. Konsorsium Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co. Ltd. (CBL), PT Aneka Tambang Tbk. (Antam), dan IBC menjadi pihak yang menggarap fasilitas tersebut.

CBL merupakan anak usaha CATL. Konsorsium tersebut kemudian membentuk PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB) untuk mengelola pabrik baterai di Karawang.

Dengan kapasitas awal 6,9 GWh dan rencana ekspansi hingga sekitar 15 GWh yang masih dikaji, fasilitas tersebut disiapkan untuk memasok kebutuhan baterai kendaraan listrik sekaligus Battery Energy Storage System (BESS).

Populer

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Usai DPR, Guru Besar IPB Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut

Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:24

HLN ke-81: PLN Perkuat Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:47

IKA FH Undip Gelar Konsolidasi, Ini yang Dibahas

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:55

Tolak Usul Luhut, PKS Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:25

Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Lewat SPSE V5

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:57

Konser Andrea Bocelli Turut Serukan Solidaritas Palestina Tuai Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:28

Menanti Negarawan di Tengah Oase Pragmatisme

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:55

InfraNexia Perkuat Kesiapan Infrastruktur Dukung Pertumbuhan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:25

Revitalisasi Intisab Siapkan Kepemimpinan Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:59

Kemerdekaan yang Belum Selesai: Dari Cita-Cita 1945 ke Amarah Gen Z

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:30

Selengkapnya