Berita

Perwira sendiri tetap mengakui kepengurusan Kowani di bawah Nannie Hadi Tjahjanto, yang terpilih dalam Kongres XXVI Kowani pada 4 Desember 2024.[] Ketua Umum Perwira, Elza Syarief. (Istimewa)

Politik

Kowani Apresiasi Perwira Tolak KLB

Dinilai Langgar AD/ART
SENIN, 14 SEPTEMBER 2026 | 18:21 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Perkumpulan Perempuan Wirausaha Indonesia (Perwira) menolak pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) Kongres Wanita Indonesia (Kowani) karena dinilai tidak memenuhi ketentuan AD/ART organisasi.

Ketua Umum Perwira, Elza Syarief menegaskan Perwira tidak berpartisipasi dalam KLB yang digelar di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan pada 3 Juni 2026 itu.

Perwira juga menilai KLB tersebut tidak memenuhi ketentuan kuorum dan prosedur sebagaimana diatur dalam AD/ART Kowani. Atas dasar itu, Perwira menyebutnya sebagai “perebutan kekuasaan ilegal” dan menyatakan akan menempuh langkah hukum jika diperlukan.


Sikap tersebut mendapat apresiasi dari Dewan Pimpinan Kowani periode 2024-2029. Kowani menilai Elza tidak hanya memperjuangkan kepentingan Perwira, tetapi juga menjaga keberlangsungan organisasi.

“Ibu tidak hanya memperjuangkan suara serta amanah Perwira, tetapi juga turut menjaga hak organisasi-organisasi anggota dan masa depan Rumah Besar Gerakan Perempuan Indonesia,” ujar Kowani dalam keterangan yang diterima RMOL, Senin, 14 September 2026. 

Kowani juga berharap sikap serupa terus ditunjukkan organisasi anggota untuk menjaga persatuan dan konstitusi organisasi.

“Semoga kebersamaan dan keteguhan seluruh organisasi anggota senantiasa menjadi kekuatan untuk menjaga Kowani agar tetap bersatu, bermartabat, dan berjalan sesuai amanah para pendiri serta konstitusi organisasi,” demikian disampaikan Kowani.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya