Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

OJK: Rekening Massal Harus Ditopang Integrasi Data dan KYC

SENIN, 14 SEPTEMBER 2026 | 11:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rencana pemerintah membuka rekening bank secara massal bagi masyarakat perlu dibarengi integrasi data kependudukan dan penerapan prinsip know your customer (KYC). 

Langkah ini dinilai penting agar perluasan inklusi keuangan tetap berjalan dengan prinsip kehati-hatian perbankan.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan kepemilikan rekening formal, terutama bagi generasi muda sejak usia 17 tahun, dapat menjadi pintu masuk untuk membangun kebiasaan menabung dan bertransaksi secara aman.


“OJK menyambut baik dan mendukung prinsip dasar dari program pemerintah terkait pembukaan rekening massal bagi masyarakat, khususnya generasi muda yang baru menginjak usia 17 tahun maupun penerima manfaat bansos,” kata Dian, dikutip di Jakarta,  dalam jawaban tertulis di Jakarta, Sabtu (12/9/2026).

Menurut Dian, program tersebut sejalan dengan upaya memperluas inklusi keuangan sekaligus memastikan penyaluran bantuan sosial berlangsung efektif, efisien, transparan, dan tepat sasaran secara direct-to-account.

Namun, pembukaan rekening dalam skala besar tetap harus mengikuti ketentuan kehati-hatian. Perbankan wajib memastikan proses KYC berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Dian juga menilai proses tersebut dapat didukung melalui pemanfaatan data kependudukan Dukcapil dan e-KTP secara digital dengan sistem yang aman serta tervalidasi.

Untuk memastikan pelaksanaannya tidak menimbulkan persoalan operasional, koordinasi antara pemerintah, Bank Indonesia (BI), OJK, dan industri perbankan diperlukan dalam penyusunan petunjuk teknis maupun kerangka regulasi.

Program tersebut berlangsung ketika kepemilikan rekening masyarakat terus bertambah. Berdasarkan data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), jumlah rekening simpanan mencapai 701,48 juta akun per Juli 2026, tumbuh 8,9 persen secara year to date (ytd).

Secara tahunan, jumlah rekening tersebut juga meningkat sekitar 10,10 persen dibandingkan Juli 2025 yang tercatat 637,15 juta akun.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pemerintah tengah menyiapkan mekanisme pembukaan rekening massal bagi seluruh masyarakat.

Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar setiap warga negara Indonesia memiliki rekening bank, sebagai bagian dari upaya memperkuat inklusi dan literasi keuangan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya