Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Presisi

Kapolres Pastikan Aktivitas Warga Berjalan Normal Pasca Gempa

SABTU, 12 SEPTEMBER 2026 | 12:36 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polres Kepulauan Seribu memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan normal setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Sabtu 12 September 2026 dini hari.

Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Arga Dija Putra mengatakan, hingga saat ini belum ada laporan mengenai dampak maupun kerusakan akibat gempa tersebut.

"Laporan Situasi Alhamdulillah Sampai Saat ini masih dalam keadaan Aman. belum ada Laporan yg terdampak akibat Pasca Gempa," kata Arga Dija kepada wartawan.


Menurutnya, aktivitas masyarakat pada akhir pekan ini tetap berlangsung seperti biasa.

"Untuk kegiatan aktifitas warga masih berjalan normal seperti biasa," kata Arga Dija.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pada pukul 04.23.56 WIB. Pusat gempa berada di laut, sekitar 49 kilometer barat laut Jakarta, dengan kedalaman 376 kilometer.

Berdasarkan pemutakhiran BMKG, episentrum gempa berada di koordinat 5,81 Lintang Selatan dan 106,56 Bujur Timur, atau sekitar 6 kilometer tenggara Kepulauan Seribu.

BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

“Gempa Mag:5.9, 12-Sep-26 04:23:56 WIB, Lok:5.81 LS,106.56 BT (6 km Tenggara KEPSERIBU-DKI), Kedlmn:376 Km, tdk berpotensi tsunami,” tulis BMKG melalui akun X @infoBMKG.

Getaran gempa dilaporkan dirasakan di sejumlah wilayah, antara lain Cilacap, Nagrak, Kalapanunggal, Rancaekek, Lembang, Garut, Bandung, Sukabumi, Cianjur, Yogyakarta, Pacitan, Ponorogo hingga Malang.

Gempa juga dirasakan di sejumlah wilayah Sumatera, seperti Kota Bengkulu, Sumur, Padang, Mentawai, Pariaman, Solok Selatan, Lemong, Semaka, Bengkunat hingga Nias Tengah.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya