Berita

Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi PKS, Sukamta. (Foto: Dok. F-PKS)

Politik

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

SABTU, 12 SEPTEMBER 2026 | 10:28 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi PKS, Sukamta, menyampaikan dukacita atas gugurnya tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang ditembak saat menjalankan tugas di Distrik Muliama, Papua Pegunungan.

“Mereka sedang menjalankan tugas melayani masyarakat. Negara wajib melindungi setiap warga negara, terlebih mereka yang bertugas menghadirkan pembangunan dan ketahanan pangan di Papua,” ujar Sukamta kepada wartawan di Jakarta, Sabtu, 12 September 2026.

Sukamta meminta aparat mengusut tuntas penembakan tersebut, termasuk mengungkap jaringan di balik aksi kekerasan itu.


“Jangan berhenti pada siapa yang menarik pelatuk. Ungkap siapa yang merencanakan, memasok senjata, dan memberikan dukungan terhadap aksi kekerasan ini,” tegasnya.

Ia menilai meningkatnya serangan terhadap masyarakat sipil harus menjadi perhatian serius pemerintah. Menurutnya, aksi tersebut menunjukkan adanya upaya menciptakan teror dan rasa takut di tengah masyarakat.

“Negara tidak boleh membiarkan strategi teror seperti ini berhasil,” katanya.

Sukamta mendorong pemerintah memperkuat deteksi dini, intelijen, pengamanan wilayah, serta perlindungan bagi masyarakat sipil, khususnya mereka yang bekerja di sektor pelayanan publik.

“Jangan menunggu korban berikutnya baru bertindak. Pemerintah pusat, pemda, dan masyarakat harus bersama-sama meningkatkan keamanan dan kesejahteraan seluruh masyarakat Papua tanpa kecuali,” ujarnya.

Anggota DPR RI asal DI Yogyakarta itu menegaskan pembangunan dan pelayanan publik harus tetap berjalan, namun keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas.

“Negara harus hadir, melindungi warga sipil, dan memastikan Papua tidak menjadi ruang bagi teror dan ketakutan,” pungkasnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya