Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Public Expose

Rantai Pasok Bergejolak, Kalbe Farma Rem Capex Rp1 Triliun

SABTU, 12 SEPTEMBER 2026 | 09:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) meninjau kembali rencana belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp1 triliun untuk 2026. Evaluasi dilakukan di tengah ketidakpastian geopolitik yang memicu gangguan rantai pasok global, terutama untuk bahan baku obat dan kemasan.

Direktur Keuangan Kalbe Farma Kartika Setiabudy mengatakan, kondisi tersebut membuat perseroan perlu menyesuaikan sejumlah proyek investasi dan lebih cermat dalam mengelola modal kerja.

“Untuk tahun ini pada awalnya kami merencanakan alokasi sekitar Rp1 triliun. Tapi memang kita melakukan beberapa review atas projek-projek yang sedang kami jalankan karena tahun ini dengan kondisi geopolitik memang ada gejolak secara global supply chain terhadap beberapa bahan baku kemasan dan juga bahan baku,” ungkap Kartika dalam Public Expose Live 2026, dikutip redaksi di Jakarta, Sabtu 11 September 2026.


Meski sejumlah proyek dikaji ulang, Kalbe tetap membuka ruang investasi untuk menopang pertumbuhan bisnis. Capex yang dipertahankan terutama diarahkan untuk menambah kapasitas produksi di sektor farmasi dan nutrisi.

“Untuk Capex tentunya kita akan review kembali dan beberapa Capex yang kami siapkan tahun ini adalah untuk penambahan kapasitas baik itu di sektor pharma dan juga di nutrisi. Jadi saat ini kita sedang review kembali dan kita kedepannya akan tetap mengalokasikan investasi untuk kebutuhan pertumbuhan baik itu di sektor pharma, nutrisi maupun di bisnis kami yang lain,” pungkas Kartika.

Penyesuaian investasi tersebut dilakukan ketika kinerja penjualan perseroan masih tumbuh kuat, tetapi profitabilitas menghadapi tekanan.

Pada semester I-2026, penjualan neto Kalbe Farma mencapai Rp19,47 triliun, naik sekitar 14 persen dibandingkan Rp17,07 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Namun, laba bersih turun 2,8 persen menjadi Rp1,91 triliun dari Rp1,97 triliun. Tekanan tersebut antara lain berasal dari meningkatnya biaya bahan baku impor akibat pelemahan Rupiah serta kenaikan beban operasional.

Beban penjualan juga meningkat menjadi Rp3,85 triliun pada semester I-2026, dari Rp3,58 triliun setahun sebelumnya.

Di sisi neraca, total aset Kalbe Farma per Juni 2026 tercatat Rp33,07 triliun, meningkat dari Rp30,69 triliun pada akhir 2025.

Dengan kondisi tersebut, peninjauan capex menjadi bagian dari langkah perseroan menjaga keseimbangan antara kebutuhan investasi, pengelolaan modal kerja, dan tekanan biaya akibat perubahan kondisi global.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Kabakom Sebut Kebijakan Ekonomi Prabowo Makin Inklusif, Upah Buruh Naik

Jumat, 23 Oktober 2026 | 18:20

B50 jadi Andalan Presiden Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:44

Antusiasme Tinggi, Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Diperpanjang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:26

Masuk PSN, Agrinas Palma Siapkan Model Pengelolaan Sawit Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:20

IHSG Parkir Zona Hijau, Rupiah Nyaris Tembus Rp18.100 per Dolar AS

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:54

Kreativitas Jadi Kunci Koperasi Bertahan dan Berkembang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:41

Menkeu Pastikan Gaji ASN Tak Lewat Kopdes

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:34

Bahlil Dikejar Deadline DIM RUU Migas

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:32

Konser Andrea Bocelli dan Peluang Indonesia Perkuat Diplomasi Budaya

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:23

AsetKu Dukung Literasi Keuangan Bersama AFPI di Jakarta Financial Festival 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:06

Selengkapnya