Berita

Direktur Utama Samir Handy Juniandri (Foto: Reni Erina)

Bisnis

Tumbuh 63 Persen, Pembiayaan Samir Tembus Rp3 Triliun hingga Agustus

SABTU, 12 SEPTEMBER 2026 | 08:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bisnis pembiayaan PT Sahabat Mikro Fintek (Samir) terus melaju. Hingga Agustus 2026, penyaluran pembiayaan perusahaan mencapai Rp3 triliun, tumbuh 63 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut sejalan dengan kenaikan jumlah peminjam yang mencapai 60 persen secara tahunan. Secara kumulatif, sejak berdiri tujuh tahun lalu, Samir telah menyalurkan lebih dari Rp7,8 triliun kepada 5,3 juta akun peminjam di berbagai wilayah Indonesia.

Direktur Utama Samir Handy Juniandri mengatakan, pertumbuhan bisnis tetap dibarengi dengan perhatian terhadap kualitas pembiayaan dan tata kelola perusahaan.


Hal itu tercermin dari rasio tingkat wanprestasi 90 hari (TWP90) Samir yang berada di kisaran 2 persen, masih di bawah rata-rata industri sekitar 5 persen.

“Perjalanan Samir dari tahun ke tahun terus dijaga kestabilannya dengan tetap mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) dan menjalankan keberlangsungan bisnis usahanya dengan patuh pada regulasi sehingga setiap pertumbuhan penyaluran pembiayaan yang berlangsung setiap tahunnya selalu disertai dengan kualitas dari pembiayaan itu sendiri,” kata Handy di The Michael Resort, Bogor, Jumat 11 September 2026.

Dari total pembiayaan yang telah disalurkan, sekitar 63 persen merupakan peminjaman kembali, sementara 37 persen berasal dari peminjam baru. Sebagian besar pembiayaan digunakan untuk kebutuhan produktif, termasuk mendukung aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Memasuki usia ketujuh pada 9 September 2026, Samir pun berupaya mempertahankan pertumbuhan dengan tetap menjaga kualitas portofolio dan kepatuhan terhadap regulasi.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya