Berita

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar (Foto: Kemenag

Nusantara

Menag di MTQ Nasional XXXI: Al Quran Harus Hidup dalam Perilaku Sehari-hari

SABTU, 12 SEPTEMBER 2026 | 07:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI 2026 yang dihelat di Kota Semarang, Jawa Tengah, ditegaskan tidak boleh sekadar menjadi ajang perlombaan semata. 

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan harapan agar perhelatan ini menjadi titik tolak membumikan living Quran, yakni menjadikan nilai-nilai luhur Al Quran sebagai pedoman nyata dalam gerak-gerik dan tindakan sehari-hari.

Menurut Menag, tahapan membaca dan menghafal memang langkah awal yang mulia untuk mendekatkan diri kepada kitab suci. Namun, tantangan yang jauh lebih besar adalah bagaimana mengimplementasikan nilai-nilai tersebut ke dalam kehidupan nyata, sehingga Al Quran benar-benar hadir dalam cara seseorang bersikap, mencari solusi atas berbagai persoalan, serta menjalin relasi sosial dengan sesama manusia.


“Jadi ada beberapa kategori, ada yang dekat dengan Al Quran, ada yang melekat dengan Al Quran, dan ada yang menjadi living Quran, (being the Quran), ibaratnya sudah seperti Quran berjalan,” ujar Menag di Jakarta, dikutip Sabtu 12 September 2026. 

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa esensi MTQ melampaui sekadar pencarian bibit-bibit qari, qariah, hafiz, serta hafizah yang unggul. Ajang ini harus mampu memotivasi lahirnya individu-individu yang mampu mewarnai kehidupan bermasyarakat dengan nilai-nilai Qurani.

Menag juga berpesan agar para peserta dan masyarakat luas dapat menjadi teladan di tengah dinamika social.

“Jadilah sebagai penjernih, bukan pengeruh, jadilah penghubung, bukan pemisah, jadilah moderator, bukan provokator, jadilah problem solver, bukan problemator, jadilah penyuluh, bukan perusuh,” tegas Menag.

Tolok ukur keberhasilan MTQ ini pun tidak hanya dilihat dari deretan trofi yang dibawa pulang oleh para juara. Lebih dari itu, para peserta diharapkan mampu membawa pulang bara semangat dan nilai-nilai Al Quran saat kembali ke daerah asal masing-masing, sehingga prestasi di panggung musabaqah bertransformasi menjadi keteladanan sosial.

Rangkaian acara MTQ Nasional XXXI sendiri dijadwalkan bergulir pada 11–20 September 2026 dengan mengusung tema besar: “Menebar Cahaya Al-Quran dalam Harmoni Menuju Indonesia Emas yang Berkeadaban.”

Pada tahun ini, ruang partisipasi dalam syiar Islam turut dibuka lebar bagi para penyandang disabilitas melalui penyelenggaraan ekshibisi khusus Teman Tuli serta Golongan Tilawah Disabilitas Netra (putra dan putri).

Agenda ekshibisi Teman Tuli dijadwalkan berlangsung pada 14-16 September 2026, yang akan melibatkan sebanyak 28 peserta dari 14 komunitas Tuli Muslim dari berbagai penjuru tanah air. 

Mereka akan berkompetisi dalam golongan Tilawah (membaca Al Quran menggunakan bahasa isyarat) serta golongan Kitabah (menulis AlQuran Isyarat).

Kementerian Agama juga turut meluncurkan Mushaf Al Quran Isyarat bertepatan dengan momentum MTQ Nasional XXXI ini. Langkah strategis ini dihadirkan guna memperluas aksesibilitas bagi Teman Tuli agar kian mudah membaca, mengkaji, dan memahami Al Quran secara mandiri.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya