Berita

Ahmad Khozinudin. (Foto: Istimewa)

Politik

Tak Ada Hubungan HTI dengan Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

SABTU, 12 SEPTEMBER 2026 | 05:59 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Advokat Ahmad Khozinudin buka suara soal tuduhan politisi PSI Dedek Prayudi yang menuduh ada hubungan antara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dengan kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi.

Menurut Khozinudin, Dedek Prayudi menilai bahwa aksi pembelaan hukum yang dilakukannya dalam kasus ijazah Jokowi, bukanlah murni pembelaan hukum biasa. 

Dedek Prayudi beranggapan ada motif ideologis HTI di balik gerakan tersebut untuk mendelegitimasi pemerintah. 


Gara-garanya Khozinudin dikenal luas sebagai advokat yang juga merupakan mantan aktivis dan salah satu corong suara HTI sebelum organisasi tersebut dibubarkan Jokowi.

"Tak ada kaitan HTI dengan kasus ijazah palsu," kata Khozinudin, dikutip Sabtu 12 September 2026.

Khozinudin menegaskan bahwa advokasi yang dilakukannya karena permintaan klien, juga karena motif ingin membersihkan legacy bangsa Indonesia dari noda hitam pernah dipimpin presiden berijazah palsu.

Ia menekankan bahwa sebenarnya tak ada yang salah dengan HTI. Dulu, saat badan hukum HTI dicabut juga bukan karena HTI bawa truk dan pentungan bambu lalu memukuli massa demonstran. 

"HTI dicabut legal standingnya hanya karena konsisten amar ma'ruf nahi mungkar dan mendakwahkan khilafah," pungkas Khozinudin.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya