Berita

Dari kiri Ketua Umum The Jakmania, Muhammad Aditya Putra, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, dan Wakapolda Metro Jaya Irjen Dekananto saat meninjau Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat pada Jumat, 11 September 2026. (Foto: RMOL/Bonfilio)

Presisi

17.800 Personel Gabungan Kawal Laga Persija Vs Persib di GBK

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2026 | 21:53 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sebanyak 17.800 personel gabungan dikerahkan di sejumlah wilayah perbatasan guna mengamankan pertandingan sepak bola antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat pada Sabtu, 12 September 2026.

Wakapolda Metro Jaya  Irjen Dekananto Eko Purwono menyatakan pengerahan pengamanan skala besar dengan melibatkan kolaborasi antara jajaran Kepolisian, Kodam Jaya, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Kegiatan pengamanan dengan jumlah 17.800 personel," kata Dekananto saat meninjau GBK pada Jumat, 11 September 2026.


Selain itu, Polda Metro Jaya juga berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat dan Polda Banten guna melakukan penyekatan pergerakan massa di kawasan perbatasan menuju Jakarta.

"Lokasi penyekatan dipusatkan di tiga titik utama, yaitu wilayah Kota Tangerang yang berbatasan dengan Banten, Karawang yang berbatasan dengan Bekasi, serta Bogor yang berbatasan dengan Depok," kata Dekananto.

Dalam kesempatan ini, Dekananto juga menegaskan pendukung tim tamu (Persib Bandung) dilarang hadir secara langsung di SUGBK.

Hal ini telah diatur dan sesuai dengan regulasi FIFA serta izin keramaian yang dikeluarkan Mabes Polri atas rekomendasi Polda Metro Jaya.

"Sesuai regulasi FIFA, suporter dari Persib dilarang untuk hadir di GBK. Demikian juga nanti kalau bertanding di Bandung, kita juga akan melarang teman-teman dari Jakmania untuk hadir ke Bandung," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, laga Big Match Indonesia hadir dalam pekan kedua BRI Super League musim 2026/2027.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya