Berita

Lima jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda saat peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau. (Foto: Dok. Istimewa)

Politik

DPR Minta SAR Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis di Selat Sunda

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2026 | 18:28 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Nasdem, Charles Meikyansah meminta Tim SAR Gabungan memaksimalkan pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda.

Hingga Jumat, 11 September 2026, kelima jurnalis bersama tiga awak kapal yang mereka tumpangi belum ditemukan.

Charles yang juga Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik DPP Nasdem berharap seluruh upaya pencarian membuahkan hasil dan rombongan tersebut dapat ditemukan dalam kondisi selamat.


“Saya berharap, seluruh ikhtiar pencarian terus dimaksimalkan. Kita semua tentu berharap, kelima rekan jurnalis bersama awak kapal segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Charles dalam keterangannya, dikutip Jumat, 11 September 2026.

Ia memahami beratnya situasi yang dihadapi keluarga yang masih menunggu kabar. Ia juga menyampaikan dukungan kepada keluarga dan rekan-rekan sesama insan pers.

“Untuk keluarga dan rekan-rekan pers, semoga diberikan kekuatan dan ketabahan. Kita masih terus menunggu dan berharap mereka segera kembali,” katanya.

Charles turut mengajak masyarakat mendoakan keselamatan seluruh rombongan.

“Semoga seluruh ikhtiar yang dilakukan membuahkan hasil terbaik. Mari kita doakan agar mereka segera ditemukan dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga,” ujarnya.

Lima jurnalis tersebut dilaporkan hilang kontak sejak Senin, 7 September 2026 sore, saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda menggunakan kapal.

Tim SAR Gabungan terus memperluas area pencarian di sekitar lokasi terakhir kapal diketahui. Namun hingga Jumat siang, keberadaan lima jurnalis dan tiga awak kapal tersebut masih belum diketahui.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya