Berita

Wakil Ketua Komisi V DPR, Syaiful Huda. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2026 | 15:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Memasuki hari keempat pencarian lima jurnalis yang hilang di perairan Selat Sunda, Komisi V DPR RI meminta Tim SAR Gabungan terus memaksimalkan upaya pencarian.

Wakil Ketua Komisi V DPR, Syaiful Huda, mengatakan Basarnas masih memiliki waktu tiga hari untuk mengoptimalkan pencarian sesuai batas waktu operasi SAR selama tujuh hari.

“Proses pencarian ini terus dilakukan. Kalau kita mengikuti aturan batas waktunya 7 hari. Artinya masih ada waktu 3 hari lagi temen-temen Basarnas untuk mengerahkan semaksimal mungkin baik personil maupun peralatan,” kata Huda kepada wartawan, Jumat, 11 September 2026. 


Bagi Huda, kegiatan rombongan jurnalis di perairan Selat Sunda tersebut tak lain dalam rangka menjalankan misi demokrasi untuk memotret aktivitas Gunung Anak Krakatau pasca erupsi yang mana abu vulkanik nya sampai Jakarta beberapa waktu lalu.

“Ini bagi teman-teman jurnalis ini di mata saya mereka sedang menjalankan tugas demokrasi kita, tugas politik kita,” kata Legislator PKB ini.

Atas dasar itu, Huda berharap dalam tiga hari ke depan ditemukan perkembangan baru yang dapat mengarah pada keberadaan rombongan para jurnalis termasuk awak kapal speedboat tersebut.

“Saya berharap ya semoga 3 hari ke depan ada temuan-temuan baru yang sifatnya progres dari 4 hari sebelumnya ini,” tuturnya.

Meski demikian, kata Huda, masih terdapat sejumlah kondisi yang memungkinkan operasi pencarian dilanjutkan setelah masa 7 hari berakhir.

“Di dalam aturan yang ada memang ada 3 hal pencarian itu bisa dilanjutkan setelah 7 hari. Yang pertama ada tanda-tanda temuan baru, yang kedua ada permintaan dari pihak keluarga, dan yang ketiga adalah adanya semacam laporan di lapangan yang memungkinkan untuk dilanjutkan pencarian ini,” ujarnya.

“Tapi itu dalam situasi kedaruratan, kita sangat berharap 3 hari ini ada progres yang memastikan teman-teman bisa ditemukan,” demikian Huda.

Lima jurnalis bersama satu kapten dan anak buah kapal (ABK) dilaporkan hilang kontak sejak Senin, 7 September 2026 sore, saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda menggunakan kapal.

Tim SAR Gabungan terus memperluas area pencarian di sekitar lokasi terakhir kapal diketahui. Namun hingga Jumat siang, keberadaan lima jurnalis dan tiga awak kapal tersebut masih belum diketahui.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya