Berita

Representative Image (Foto: AI)

Global

Houthi Kuasai Pelabuhan Mocha, Ekspor Minyak Saudi di Laut Merah Terancam

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2026 | 13:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kelompok militer Houthi yang bersekutu dengan Iran merebut kendali atas kota pelabuhan Mocha di Yaman sejak Kamis, 10 September 2026. 

Menurut sumber-sumber militer, setelahnya Houthi bergerak menyusuri pesisir Laut Merah menuju sejumlah pulau strategis.

Pasukan pemerintah Yaman mengatakan pergerakan tersebut semakin memperkuat posisi Houthi di sekitar Selat Bab el-Mandeb, jalur pelayaran strategis yang menjadi pintu selatan Laut Merah. 


Houthi juga dilaporkan telah mencapai Kepulauan Hanish. Penguasaan kawasan itu dinilai penting karena dapat memberi Iran keuntungan strategis dalam perang melawan Amerika Serikat dengan mengganggu jalur transit utama lainnya.

Ancaman tersebut juga berpotensi mengganggu ekspor minyak Saudi Arabia. Negara eksportir minyak terbesar dunia itu mengandalkan jalur Laut Merah setelah konflik Iran secara efektif menutup Selat Hormuz, yang sebelumnya menjadi jalur bagi sekitar seperlima minyak dunia. 

Pusat koordinasi operasi kemanusiaan yang dikelola Houthi menyatakan bahwa pelayaran di Laut Merah aman bagi seluruh perusahaan pelayaran, kecuali kapal-kapal Saudi.

Utusan Khusus PBB untuk Yaman Hans Grundberg memperingatkan Dewan Keamanan PBB bahwa perkembangan tersebut menandai fase baru dan lebih berbahaya dalam perang Yaman

"Penguasaan Mocha memberi Houthi akses langsung ke jalur menuju salah satu selat terpenting di dunia yang memunculkan kekhawatiran serius terhadap kebebasan navigasi," ujarnya, dikutip dari Reuters, Jumat, 11 September 2026.

Perwakilan Amerika Serikat dalam pertemuan tersebut, Jenifer Neidhart de Ortiz, menuduh Houthi bertindak sebagai agen dan alat Iran.

"Eskalasi ini tidak dapat diterima, dan mereka yang memfasilitasinya bertanggung jawab atas konsekuensinya," kata dia. 

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan konflik Yaman tidak dapat diselesaikan melalui blokade atau aksi militer terhadap Houthi dan menyerukan dialog.

Pasukan pemerintah Yaman beserta sekutunya kini bergerak ke selatan menyusuri pesisir Laut Merah menuju Dhubab di Selat Bab el-Mandeb, berseberangan dengan Pulau Perim. 

Sumber militer pemerintah mengatakan penguasaan Dhubab dan pulau tersebut menjadi kunci untuk mengendalikan selat. 

Di sisi lain, juru bicara Houthi Mohammed Abdulsalam mengatakan operasi kelompoknya bersifat defensif dan akan berhenti setelah serangan terhadap Yaman dihentikan.

Eskalasi tersebut turut mengguncang pasar minyak dunia. Harga minyak mentah Brent sempat melonjak hingga 4 persen pada Kamis, menembus 105 dolar AS per barel akibat kekhawatiran terganggunya jalur pasokan.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya