Berita

PT Pertamina Energy Terminal (PET) resmi dilebur ke dalam PT Pertamina Patra Niaga (PPN) sebagai surviving entity (Foto: Istimewa)

Bisnis

Pertamina Selesaikan Restrukturisasi Bisnis Hilir Tahap Kedua

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2026 | 11:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Langkah konsolidasi besar kembali diambil Pertamina dalam merajut efisiensi energi nasional. Melalui penandatanganan akta penggabungan di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, PT Pertamina Energy Terminal (PET) resmi dilebur ke dalam PT Pertamina Patra Niaga (PPN) sebagai surviving entity. 

Aksi korporasi yang efektif berlaku per 1 September 2026 ini sekaligus merampungkan tonggak krusial dalam Implementasi Restrukturisasi Bisnis Hilir Tahap Kedua.

Prosesi penandatanganan dokumen hukum tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra dan Direktur Utama PT Pertamina Energy Terminal Bayu Prostiyono di hadapan Notaris Jose Dima. 


Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, memandang langkah ini jauh melampaui sekadar urusan administratif maupun legalitas formal semata.

“Apa yang kita tandatangani hari ini adalah komitmen bersama untuk membangun bisnis hilir yang tidak hanya terintegrasi secara struktural, tetapi juga andal, kompetitif, dan berkeadilan,” ujar Simon dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat 11 September 2026.

Di tengah gelombang transformasi yang menuntut kelincahan, Simon memberikan instruksi keras agar denyut distribusi energi kepada publik tidak mengalami hambatan sekecil apa pun. Penyelenggaraan pasokan energi bagi masyarakat dari Sabang sampai Merauke tetap diposisikan sebagai mandat utama yang harus dikawal oleh seluruh insan perusahaan.

“Di tengah arus transformasi yang kompleks dan menuntut, operasional bisnis hilir tidak boleh surut, bahkan satu detik pun,” tegas Simon.

"Kita tidak hanya membangun struktur, tetapi juga menjaga denyut pelayanan kepada bangsa,” tambahnya.

Penggabungan entitas ini turut diletakkan dalam visi besar adaptasi BUMN yang lincah dan berdaya saing global sejalan dengan arahan Danantara. Jajaran manajemen diminta menjaga arah tata kelola yang transparan, memastikan transisi berjalan mulus tanpa mengorbankan operasional harian, serta terus menggenjot efisiensi rantai pasok.

“Teruslah mengoptimalkan rantai nilai, efisiensi biaya, dan sinergi operasional, sehingga Pertamina benar-benar menjadi perusahaan energi yang fokus, kuat, dan bermartabat,” tegas Simon.

Agenda konsolidasi ini merupakan kelanjutan dari babak pertama restrukturisasi hilir yang telah bergulir sejak 1 Februari 2026 lalu, yang sebelumnya merangkul penggabungan PT Kilang Pertamina Internasional serta lini pendukung pelayaran. Melalui rangkaian transformasi yang berkelanjutan ini, Pertamina memfokuskan tenaga pada penguatan efisiensi operasional demi mengokohkan ketahanan dan kemandirian energi nasional.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya