Berita

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Nusantara

Penanganan Stunting Jadi Fokus Program Perlindungan Anak di NTT dan Maluku

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2026 | 11:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Upaya memenuhi hak anak untuk tumbuh dan berkembang masih menghadapi tantangan, terutama di daerah dengan persoalan gizi dan akses layanan dasar yang belum merata.

Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam program perlindungan anak yang dijalankan Human Initiative di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Maluku. Salah satu fokusnya adalah penanganan stunting, yang sejak 2025 menjadi perhatian dalam program Golf for Humanity.

Pada pelaksanaan pertama Golf for Humanity tahun lalu, dukungan yang terkumpul diarahkan untuk membantu penanganan stunting pada anak di NTT. Program tersebut kemudian dikembangkan pada 2026 dengan cakupan yang lebih luas, mencakup aspek kesehatan, pendidikan, perlindungan, hingga dukungan psikososial.


Pendekatan tersebut diarahkan agar penanganan persoalan anak tidak berhenti pada pemberian bantuan makanan, tetapi juga menyentuh kondisi keluarga dan lingkungan yang ikut memengaruhi tumbuh kembang anak.

Vice President Human Initiative Bambang Suherman mengatakan, persoalan anak membutuhkan penanganan yang berkelanjutan karena kebutuhan mereka tidak hanya berkaitan dengan makanan dan kesehatan. 

Pemenuhan hak anak tidak bisa dilakukan secara parsial. Penanganan stunting, misalnya, tidak cukup hanya dengan memastikan asupan gizi, tetapi juga perlu melihat kondisi kesehatan, pola pengasuhan, pendidikan, serta lingkungan tempat anak tumbuh.

Dalam keterangannya yang dikutip di Jakarta, Jumat 11 September 2026, Bambang juga menekankan, keterlibatan keluarga dan komunitas menjadi bagian penting dalam memastikan intervensi yang diberikan dapat berkelanjutan.

Dalam pengembangannya, program di NTT dan Maluku diselaraskan dengan Program Perlindungan Khusus Anak (PKA) Nasional. Dukungan mencakup penyediaan makanan bergizi, pemeriksaan kesehatan, bantuan perlengkapan dan biaya pendidikan, dukungan psikososial, pembinaan karakter, serta pengembangan keterampilan.

Orang tua atau wali juga menjadi bagian dari intervensi melalui edukasi mengenai pendampingan tumbuh kembang anak. Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat peran keluarga setelah dukungan program berakhir.

Secara global, persoalan gizi masih menjadi tantangan besar. Data yang disampaikan dalam program tersebut mencatat sekitar 149 juta anak mengalami stunting dan 45 juta anak mengalami wasting.

Karena itu, dukungan untuk anak perlu ditempatkan sebagai upaya jangka panjang, bukan sekadar respons sesaat. Kesehatan dan pemenuhan gizi perlu berjalan beriringan dengan pendidikan serta perlindungan dari berbagai risiko yang dapat menghambat tumbuh kembang anak.

Golf for Humanity 2 menjadi salah satu sarana penggalangan dukungan untuk program tersebut. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung 11 Oktober 2026 di Jagorawi Golf & Country Club, Bogor, itu mengusung tema “Teeing Up Hope for Children Protection, One Swing at a Time”.

Melalui program ini, Human Initiative menargetkan dukungan yang terkumpul dapat kembali diarahkan untuk memperkuat intervensi bagi anak dan keluarga di NTT serta Maluku, khususnya dalam aspek kesehatan, gizi, pendidikan, dan perlindungan anak.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya