Berita

Menteri Luar Negeri Maroko Nasser Bourita dan Menteri Luar Negeri Guinea di Luar Negeri Morissanda Kouyate (Foto: Istimewa)

Global

Guinea Tegaskan Dukungan atas Kedaulatan Maroko di Sahara

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2026 | 10:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Guinea kembali menegaskan sikap kuat dan konsistennya dalam mendukung kedaulatan Maroko atas wilayah Sahara.

Penegasan tersebut disampaikan dalam sidang ke-8 Komisi Kerja Sama Bersama Maroko-Guinea yang berlangsung di Conakry, dikutip Jumat, 11 September 2026.

Sidang tersebut dipimpin bersama Menteri Luar Negeri Maroko Nasser Bourita dan Menteri Luar Negeri Guinea di Luar Negeri Morissanda Kouyate.


Dalam pidato pembukaan, Kouyaté menyampaikan kembali posisi Guinea yang secara tegas mendukung klaim Maroko atas Sahara sekaligus kedaulatan Rabat atas wilayah tersebut.

"Republik Guinea menegaskan kembali dukungan teguh dan tak tergoyahkannya terhadap identitas Maroko di Sahara dan kedaulatan Maroko atas bagian wilayah ini," ujar Kouyate.

Dia juga menegaskan bahwa Guinea mendukung rencana otonomi di bawah kedaulatan Maroko sebagai satu-satunya solusi untuk menyelesaikan sengketa tersebut, sebagaimana yang diajukan Maroko di hadapan Dewan Keamanan PBB.

Kouyate menambahkan bahwa pembukaan Konsulat Jenderal Republik Guinea di Dakhla merupakan bentuk konkret dari sikap tersebut sekaligus simbol solidaritas Guinea terhadap Maroko.

"Pembukaan Konsulat Jenderal Republik Guinea di Dakhla merupakan ekspresi nyata dari posisi prinsip ini dan simbol solidaritas yang tak tergoyahkan," kata dia.

Sementara itu, Menlu Bourita menyampaikan terima kasih Pemerintah Kerajaan Maroko atas dukungan tanpa syarat yang secara konsisten diberikan Guinea, baik melalui sikapnya di berbagai forum regional dan internasional maupun melalui pembukaan Konsulat Jenderal Guinea di Dakhla pada Januari 2020.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya