Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Minyak Dunia Kembali Bergejolak, Rupiah Lesu ke Rp17.609 per Dolar AS

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2026 | 09:43 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) Rupiah kembali melemah pada perdagangan Jumat, 11 September 2026.

Mengutip data Bloomberg pada pukul 09.30 WIB, Rupiah berada di level Rp17.609 per Dolar AS, melemah 62 poin atau 0,35 persen dari perdagangan sebelumnya.

Pengamat pasar keuangan Ibrahim Assuaibi mengatakan, tekanan pasar tidak terlepas dari kembali memanasnya konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang berisiko mengganggu pasokan energi global.


"AS dan Iran terlibat dalam serangkaian serangan terparah terhadap kapal-kapal sejak konflik bermula pada bulan Februari, di tengah kembali memanasnya pertempuran antara kedua pihak setelah sempat mereda sejenak pada bulan Agustus," kata Ibrahim dalam risetnya.

Menurutnya, Iran mengklaim telah menyerang 10 kapal di dalam dan sekitar Selat Hormuz pada Rabu. Sementara AS mengaku membalas dengan menenggelamkan lima kapal tanker minyak Iran.

"Kelompok Houthi di Yaman yang didukung Iran menyerang infrastruktur energi Arab Saudi pekan ini, yang semakin menambah kekhawatiran akan gangguan pasokan," ujarnya.

Ibrahim menilai serangan tersebut memperbesar risiko gangguan pasokan energi di kawasan Teluk, terutama jika konflik meluas hingga ke luar Selat Hormuz.

Sementara itu harga minyak dunia telah melonjak lebih dari 6 persen pada penutupan perdagangan Kamis 10 September 2026, dengan kedua harga acuan utama menembus level 100 Dolar AS per barel.

Harga minyak mentah Brent berjangka ditutup naik 6,42 Dolar AS atau 6,34 persen menjadi 107,63 Dolar AS per barel. 

Sementara itu, harga minyak mentah Amerika Serikat (AS) jenis West Texas Intermediate (WTI) naik 6,69 persen menjadi 102,48 Dolar AS per barel. Angka ini pertama kalinya tembus ke level 100 Dolar AS sejak Mei. 

Kedua harga acuan tersebut juga mencapai level tertinggi sejak 19 Mei sekaligus mencatat kenaikan harian terbesar dalam hampir dua bulan.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya