Berita

PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dalam paparan publik (public expose) secara daring di Jakarta, Kamis 10 September 2026 (Via Zoom)

Bisnis

Public Expose

Vale Tancap Gas, Dua Pabrik HPAL Segera Beroperasi

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2026 | 07:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mulai memasuki fase penting dalam pengembangan bisnis hilir nikelnya. Dua fasilitas pengolahan nikel berbasis high-pressure acid leach (HPAL) yang dikembangkan di Morowali, Sulawesi Tengah, dan Pomalaa, Sulawesi Tenggara, ditargetkan segera memasuki tahap operasi.

Direktur dan Kepala Proyek PT Vale Indonesia Muhammad Asril mengatakan, kedua proyek tersebut masih berada dalam jalur yang sesuai dengan target perseroan, yakni mulai beroperasi pada akhir 2026.

"Untuk Morowali dan Pomalaa, sekali lagi sesuai target, insya Allah dalam waktu dekat, kedua pabrik tersebut akan mulai beroperasi," kata Asril dalam paparan publik (public expose) secara daring di Jakarta, Kamis 10 September 2026.


Di Morowali, pembangunan Indonesia Growth Project (IGP) Morowali terus dikebut. Fasilitas HPAL yang berada di Bahodopi itu kini memasuki tahapan konstruksi yang semakin krusial setelah dua autoclave, perangkat utama dalam proses HPAL, tiba di lokasi.

Kedatangan perangkat tersebut menjadi salah satu penanda kemajuan proyek yang menelan investasi sekitar 2 miliar Dolar AS. Adapun satu autoclave terakhir untuk mendukung fasilitas dengan kapasitas produksi 60 ribu ton nikel dalam bentuk mixed hydroxide precipitate (MHP) dijadwalkan tiba pada akhir September atau awal Oktober 2026.

"Untuk HPAL-nya, dua autoclave yang sudah tiba, autoclave terakhir, untuk kapasitas (produksi) 60 ribu ton (nikel dalam mixed hydroxide precipitate/MHP) itu akan tiba di bulan akhir bulan ini atau awal bulan Oktober," ujar Asril.

Berbeda dengan Morowali yang masih menyelesaikan tahapan konstruksi utama, proyek IGP Pomalaa telah melangkah lebih jauh. Fasilitas HPAL di kawasan industri PT Kolaka Nickel Indonesia (KNI) sudah memasuki commissioning. Kegiatan tambang pun telah berjalan sehingga pasokan bijih limonit untuk pabrik sudah disiapkan.

"Untuk di Pomala sendiri lebih advance, itu progresnya lebih jauh sekarang, sementara dalam tahap commissioning untuk HPAL-nya, di pertambangan sendiri sudah operasi, siap untuk supply ore limonate ke pabrik," kata Asril.

Pabrik HPAL Pomalaa akan menjadi fasilitas dengan kapasitas lebih besar dibandingkan proyek Morowali, yakni mencapai 120 ribu ton nikel per tahun dalam bentuk MHP. Setelah commissioning rampung, PT Vale akan melakukan pengujian operasi fasilitas tersebut.

"Insya Allah dalam waktu dekat, kita akan mulai bidik, dan kita akan tes pabrik dengan kapasitas 120 ribu ton MHP di Pomalaa," ujarnya.

Sementara itu, PT Vale juga menyiapkan pengembangan IGP Sorowako Limonite di Sulawesi Selatan. Kemajuan di sektor pertambangan proyek tersebut disebut berjalan positif, dengan bijih limonit yang telah ditimbun sebagai bagian dari persiapan kebutuhan proyek.

"Sedangkan Sorowako sama, jadi untuk mining-nya sendiri progresnya sudah cukup baik, limonate-nya sudah kita stockpiling," kata Asril.


Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya