Berita

(Foto: Dok. PTPN IV)

Bisnis

Perkuat Tata Kelola, PTPN IV Akselerasi Sertifikasi Seluruh Regional

KAMIS, 10 SEPTEMBER 2026 | 21:27 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PTPN IV PalmCo mempercepat penguatan tata kelola dan penerapan standar global melalui akselerasi berbagai program sertifikasi di seluruh regional.

Capaian percepatan itu, hingga Agustus 2026 sebanyak 176 unit tersertifikasi ISO 9001 Sistem Manajemen Mutu, 143 unit ISO 14001 Sistem Manajemen Lingkungan, 191 unit Sistem Manajemen K3, 3 unit ISO 22000 Sistem Manajemen Keamanan Pangan, serta 8 Unit tersertifikasi ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan sekaligus mempertahankan progres sertifikasi RSPO sebanyak 67 PKS dan 124 kebun. 

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memastikan operasional perkebunan semakin berstandar, berkelanjutan, dan mampu menciptakan nilai tambah jangka panjang.


Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menegaskan bahwa percepatan sertifikasi merupakan bagian dari transformasi tata kelola perusahaan untuk memastikan penerapan standar global tidak berhenti pada aspek administratif, tetapi menjadi sistem kerja yang terintegrasi dalam operasional seluruh wilayah kerja. 

“Kami melihat sertifikasi sebagai bagian dari transformasi tata kelola. Standar yang diterapkan harus menjadi sistem kerja yang nyata, terintegrasi dalam operasional, dan mampu memastikan setiap proses berjalan secara konsisten, efisien, serta bertanggung jawab,” kata Jatmiko dalam keterangan tertulis, Kamis 10 September 2026.

Direktur Strategi dan Sustainability PTPN IV PalmCo, Ugun Untaryo, menambahkan bahwa penerapan standar keberlanjutan menjadi fondasi untuk memastikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola atau ESG berjalan secara terukur dan terintegrasi dalam kegiatan perusahaan. 

Menurutnya, penguatan standar juga berjalan seiring dengan implementasi ekonomi sirkular melalui optimalisasi sumber daya dan pemanfaatan limbah kelapa sawit sehingga mampu memberikan manfaat lingkungan sekaligus menciptakan nilai tambah bagi perusahaan.

"Implementasi ekonomi sirkular juga menjadi bagian dari upaya kami menciptakan nilai dari setiap sumber daya yang dimiliki, termasuk melalui pemanfaatan limbah kelapa sawit yang tidak hanya menyelesaikan tantangan lingkungan, tetapi juga membuka peluang penciptaan nilai tambah secara keekonomian,” ujar Ugun Untaryo.

Akselerasi tersebut tercermin dari realisasi ISO 9001 dengan capaian sebesar 85 persen dari target, sementara ISO 14001 dengan capaian 69 persen dari target dan pada aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja, penerapan Sistem Manajemen K3 berdasarkan PP Nomor 50 Tahun 2012 dengan capaian 59 persen dari target, diproyeksikan sampai dengan Desember 2026 seluruh target sertifikasi Sistem Manajemen dapat tercapai 100 persen.

Hal tersebut menunjukkan upaya perusahaan memperkuat perlindungan pekerja sekaligus memastikan standar keselamatan menjadi bagian integral dari operasional.

Ke depan, ditambahkan Jatmiko, percepatan akan difokuskan pada penyelesaian sejumlah tantangan yang masih memengaruhi pencapaian sertifikasi. Untuk program RSPO, di antaranya penyelesaian proses Land Use Change Analysis (LUCA), klarifikasi hasil review LUCA. 

"Langkah tersebut menjadi bagian dari agenda strategis PTPN IV PalmCo untuk memastikan penerapan ESG tidak berhenti pada pemenuhan sertifikasi, tetapi diterjemahkan menjadi standar kerja yang konsisten di seluruh regional," demikian Jatmiko.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya