Berita

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Purbaya Tepis Isu Jual-Beli Jabatan Kemenkeu Rp100 Miliar

KAMIS, 10 SEPTEMBER 2026 | 20:31 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah isu jual-beli jabatan di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang disebut-sebut mencapai Rp100 miliar.

Isu tersebut beredar di media sosial TikTok yang menyebut dirinya mengumpulkan uang untuk pengisian posisi tertentu di Kemenkeu.

“Terkait mutasi ini, ada isu di TikTok yang menyebutkan Pak Purbaya mengumpulkan uang Rp100 miliar untuk posisi tertentu. Saya bingung dari mana isu itu keluar,” kata Purbaya saat melantik ratusan pejabat di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis, 10 September 2026.


Ia mengatakan dirinya telah mengonfirmasi isu tersebut kepada Sekretaris Jenderal Kemenkeu Robert Leonard Marbun. Dari hasil pengecekan tersebut, tidak ditemukan fakta yang mendukung rumor jual-beli jabatan tersebut.

Bendahara negara itu memastikan proses rotasi, mutasi, hingga promosi pejabat di Kemenkeu dilakukan berdasarkan kinerja dan melalui mekanisme penilaian berjenjang.

“Saya tanya, beliau bilang tidak ada, itu rumor saja. Jadi ini betul-betul professional-based,” jelas Purbaya.

Menurut Purbaya, pengisian jabatan di Kemenkeu tidak ditentukan oleh Menteri Keuangan seorang diri. Setiap pejabat yang diusulkan harus melalui proses evaluasi dan mendapat pertimbangan dari pimpinan terkait.

“Yang menaikkan posisi bukan saya sendiri; ada yang mengusulkan, Pak Sekjen menilai, dan setiap pejabat eselon I yang ada saya tanya apakah orang tersebut cocok atau tidak. Semuanya terlibat walaupun saya panggil sendiri-sendiri,” jelasnya lagi.

Ia menyebut jajaran eselon I ikut dimintai pandangan untuk mengetahui rekam jejak serta prestasi pegawai yang diusulkan menduduki suatu posisi.

Purbaya pun mengingatkan jajaran Kemenkeu agar menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Menurutnya, prinsip tersebut penting karena kementeriannya memiliki kewenangan besar dalam pengelolaan keuangan negara.

“Seperti yang saya sampaikan tadi, kalau saya pernah menerima uang dari isu Rp100 miliar itu, pasti laku dengan cepat. Untung saya tidak pernah menerima. Integritas itu amat penting,” tuturnya.

Ia menegaskan jabatan di lingkungan Kemenkeu merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan pengawasan.

“Oleh karena itu, tidak boleh ada kompromi terhadap integritas. Jabatan adalah amanah, bukan privilege. Semakin tinggi jabatan Saudara, semakin besar pula tanggung jawab dan pengawasannya,” tandasnya.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya