Berita

Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin. (Foto: DDJP)

Nusantara

Kenaikan Tiket Ragunan Harus Terjangkau dan Dibarengi Peningkatan Kualitas

KAMIS, 10 SEPTEMBER 2026 | 17:46 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama DPRD DKI Jakarta terus mendorong peningkatan kualitas pengelolaan Taman Margasatwa Ragunan (TMR), dengan tetap memastikan destinasi wisata tersebut terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin menanggapi wacana penyesuaian tarif masuk Ragunan untuk pengunjung dewasa menjadi Rp4.000-Rp10.000 dan anak-anak Rp3.000-Rp7.500.

Suhud menilai kenaikan tarif dapat dipertimbangkan sepanjang dibarengi peningkatan kualitas layanan dan menghadirkan pengalaman baru bagi pengunjung. Ia meminta kebijakan tersebut tidak semata-mata berorientasi pada peningkatan pendapatan.


“Bukan soal setuju atau tidak setuju tarif naik. Yang penting, ketika masyarakat membayar lebih, mereka harus merasakan ada peningkatan layanan dan sesuatu yang baru,” ujar Suhud lewat keterangan resminya, Kamis, 10 September 2026.

Suhud mengapresiasi langkah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang masih mempertimbangkan aspek keterjangkauan masyarakat sebelum menetapkan tarif baru. Ia berharap keputusan akhir dapat mempertemukan kebutuhan pengembangan Ragunan dengan kemampuan masyarakat.

“Kita dukung Pemprov melakukan pembenahan. Tetapi DPRD tetap memiliki fungsi pengawasan agar kebijakan yang dibuat benar-benar memberikan manfaat bagi warga,” tegas Suhud.

Selain melalui tiket masuk, Suhud mendorong pengelola Ragunan mengembangkan sumber pendapatan alternatif melalui kreativitas pengelolaan dan skema pembiayaan kreatif (creative financing). Potensi tersebut dapat dikembangkan melalui kegiatan edukasi, fasilitas rekreasi, kuliner, suvenir, atraksi, serta berbagai ruang kreatif yang memberikan nilai tambah bagi pengunjung.

“Jangan hanya mengandalkan tiket. Pemerintah dan pengelola perlu mencari sumber pendapatan lain sehingga peningkatan kualitas tidak selalu dibebankan kepada masyarakat melalui kenaikan tarif,” ungkap Suhud.

Menurutnya, kolaborasi antara Pemprov DKI, DPRD, pengelola, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci agar Ragunan semakin berkualitas sekaligus tetap inklusif.

Suhud menambahkan, pembenahan Ragunan sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas ruang publik sebagai bagian dari pembangunan Jakarta menuju kota global.

“Jakarta sebagai kota global harus punya ruang publik yang berkualitas. Ragunan harus bisa menjadi tempat rekreasi, edukasi, dan konservasi yang modern, tetapi tetap dekat dan terjangkau bagi masyarakat,” pungkas Suhud.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya